• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Sempat Muncul di Trailer Film Foxtrot Six, Joe Taslim Akhirnya Absen

Cecylia Rura - 08 Agustus 2018 23:26 wib
 Randy Korompis. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)
Randy Korompis. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Ide cerita film Foxtrot Six garapan sutradara Randy Korompis telah dipersiapkan sejak delapan tahun lalu. Proses penggarapan film memakan waktu lama lantaran melalui proses panjang, termasuk ketika merekrut pemain untuk film bergenre hybrid perdana di Indonesia ini.

Aktor Joe Taslim disebut oleh sang sutradara sempat terlibat dalam pilot trailer Foxtrot Six. Namun, tampaknya Randy belum berjodoh dengan aktor berusia 37 tahun itu.

"Dulu teman saya Joe Taslim sempat main di trailer, tapi setelah itu dia tiba-tiba melejit namanya. Saya masih di bawah. Begitu kami mau buat lagi (saya) sudah enggak mampu kayaknya karena dia sudah (melejit). Tapi kami masih teman baik dan untuk film berikutnya (Joe Taslim) terbuka, mau kerjasama," papar Randy di MD Place, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018.

Memang, Randy mengakui ada perubahan nama-nama aktor yang terlibat dalam film yang juga melibatkan produser film Terminator dan Rambo, Mario Kassar. "Dulu saat kami hanya bikin pilot trailer hanya 6 orang yang main. Kebanyakan masih sama," kata Randy.

Aktor Iko Uwais juga sempat dikatakan tertarik bermain dalam film ini. Namun, lagi-lagi belum berjodoh sehingga dari Iko berperan sebagai stunt dan koreografer bersama Uwais Team.

Daftar aktor yang terlibat ditentukan sendiri oleh Randy. Dia awalnya mengaku tidak mengenal para aktor, tetapi melakukan pendekatan dengan menjemput bola. "Dulu belum kenal siapa-siapa. Saya masih baru di sini. Jadi ketemu sama Oka, Verdi, Mike, saya pitch satu-satu. Saya cerita saja, saya mau bikin seperti ini," cerita Randy.

Randy mengaku tidak memiliki cukup bajet untuk membuat film Foxtrot Six. Untuk itu, dia sangat berutang budi ketika para aktor bersedia membantu.

Beberapa dari para aktor tidak melalui audisi ulang lantaran sudah pernah bekerjasama dengan Randy. Untuk para pemain pendukung masih diaudisi.

"Mungkin 4-5 orang dari awal itu enggak ada proses casting karena saya sudah tahu saya sudah bekerja dengan mereka. Saya sudah tahu betapa hebatnya mereka. Tapi untuk peran pembantu kita audisi," pungkas Randy.

 


(ELG)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.