comscore

Lebih Dekat dengan Karya "Kaligrafi Intuisi" Sutjipto Adi di Art Moments 2022

Agustinus Shindu Alpito - 11 Juni 2022 21:40 WIB
Lebih Dekat dengan Karya Kaligrafi Intuisi Sutjipto Adi di Art Moments 2022
Sutjipto Adi bersama karyanya yang berjudul
Jakarta: Bursa seni Art Moments 2022 digelar di  Art:1 New Museum, Jakarta, pada 9-12 Juni 2022 dan secara daring dapat dikunjungi pada 10 Juni hingga 31 Agustus 2022 melalui  www.artmomentsjakarta.com.

Salah satu karya yang mencuri perhatian Medcom.id saat berkunjung ke Art Moments 2022 adalah lukisan karya Sutjipto Adi. Dalam kancah seni di Indonesia, nama Sutjipto Adi sudah kondang sejak era 1980-an. Dalam bursa seni kali ini, Art Moments mengkurasi karya surealis Sutjipto Adi yang mengekspresikan vibrasi dalam pola garis yang unik.
Lebih Dekat dengan Karya Kaligrafi Intuisi Sutjipto Adi di Art Moments 2022
(Suasana bursa seni Art Moments 2022. Foto: Medcom.id/Shindu)


Adapun karya-karya Sutjipto Adi yang dipamerkan antara lain "Intuition of Vibration" yang berukuran 116x210 cm, dan seri "Calliegraphy of Intuition" yang berukuran 55x75 cm (terdapat delapan seri).

Sutjipto Adi mengejewantahkan energi dari rasa dan intuisinya, yang tersalurkan lewat vibrasi getar tangan untuk kemudian diaplikasikan melalui cat akrilik ke atas kanvas dengan pola garis yang rapat dan tiap garisnya punya keunikan tersendiri. 

Sutjipto Adi menjelaskan bahwa metodenya dalam menorehkan garis seperti membuat kaligrafi dengan huruf dan kata yang terdiri dari rasa dan intuisi.

"Kita harus mencari tahu sumber, sumber rasa ada di mana? Sumber rasa ada di batin. Bagaimana agar peka dengan rasa? Otomatis batin harus dilatih. Kalau batin terlatih, misal dengan beribadah, meditasi, tafakur, semakin kita terlatih maka semakin peka. Jika semakin peka, intuisi kita semakin kuat. Vibrasinya lebih besar lagi. Gambarannya seperti itu," kata Sutjipto Adi menjelaskan karyanya.

Sutjipto Adi juga menjelaskan bahwa dalam membuat karya, dirinya menjaga betul rasa dan intuisinya, agar karya yang dihasilkan dapat memberikan aura yang positif.


"Kalau kita marah, lebih baik jangan bekerja. Harus diam dulu menenangkan pikiran. Karena kalau vibrasi kemarahan itu sampai menempel di karya, karya itu akan menjadi efek yang tidak bagus. Saya kembali ke akar tradisi leluhur kita, saya mengambil soal rasa. Tirakat, tafakur, rasa itu yang saya angkat ke permukaan dan itu saya aplikasikan ke karya," lanjut Sutjipto Adi.

Art Moments 2022 juga menghadirkan sejumlah karya dari seniman-seniman besar lain yang terkurasi melalui galeri partisipan yang terlibat. Termasuk karya dari seniman patung Nyoman Nuarta, dan beberapa karya seniman Jepang, antara lain Une Asai, dan AKIY.
 

(ASA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id