comscore

Mengenal Tiga Karakter Antagonis dalam Film Ben & Jody

Sunnaholomi Halakrispen - 05 Januari 2022 16:31 WIB
Mengenal Tiga Karakter Antagonis dalam Film Ben & Jody
Tiga Karakter Antagonis dalam Film Ben & Jody (Foto: visinemapictures)
Jakarta: Film Ben & Jody merupakan salah satu film laga terbaru karya filmmaker Angga Dwimas Sasongko. Film ini menampilkan tiga karakter antagonis yang menarik perhatian penonton.

Salah satu pemuda berbakat itu ialah Bebeto Leutualy. Penampilan debut Bebeto Leutualy dalam film Cahaya dari Timur: Beta Maluku persembahan Visinema Pictures berhasil mengantarkannya meraih penghargaan.
Usia ke-25, Bebeto Leutualy, asal Ambon, masih kelihatan awet muda sehingga rajin memerankan tokoh anak SMA. Salah perannya dalam serial terbaru yang diangkat dari novel terpopuler di Wattpad.

Penghargaan yang diterimanya di Piala Maya pada 2014 sebagai aktor remaja terpilih dan di Indonesian Movie Awards tahun 2015 sebagai Pendatang Baru Terbaik kemudian membukakannya banyak peluang baru. Penghargaan itu juga sekaligus penanda bakat yang luar biasa.

Kemudian, ada juga Fariz Alfarazi, yang pernah aktif berkarier sebagai atlet pencak silat. Dia sempat mencuri perhatian penonton dalam penampilan perdananya di film Wiro Sableng: 212 Warior.

Bersama Fariz Alfarazi, Ricky Saldian yang merupakan pelatih taekwondo dan dikenal sebagai stuntman atau pemeran pengganti, juga ikut membintangi film tersebut.

Sama halnya dengan Fariz Alfarazi, yang pernah bertanding pencak silat sampai ke babak final di Malaysia pada 2014. Lebih ekstrem dari keduanya, Ricky Saldian pernah melakoni adegan jatuh dari ketinggian 20 meter sebagai stuntman.

Ricky memaparkan bahwa menjadi stuntman bukan hanya soal fisik yang kuat serta keberanian, melainkan juga teknik. Sebagai pelatih taekwondo, Ricky telah menguasai beragam teknik yang dibutuhkan saat untuk beraksi di depan kamera.

Mereka datang dari latar belakang berbeda, dengan talenta yang dikerahkan penuh. Ketiganya pun menuangkan kemampuan terbaiknya dalam berakting di satu film yang sama, Ben & Jody.

Masing-masing tokoh yang dimainkan oleh Bebeto dan Fariz memiliki pembawaan yang sungguh bertolak belakang. Bebeto, yang memerankan Encek, akan tampil cerewet.

Selain sibuk mengoceh, dia juga suka mencari gara-gara dengan para tahanan dan keributan. Sementara Fariz, yang memerankan Getem, sebaliknya, ia sangat jarang bicara.

Namun di sela ketenangannya, ia memiliki kekuatan yang paling besar dibanding karakter lain dalam film tersebut. Berbeda dengan keduanya, Ricky memerankan Pencor, seorang wakil komandan berwatak sangar yang tingkat kedisiplinannya tak pandang bulu.

Berkompromi tak pernah menjadi pilihannya, hingga orang-orang di sekitarnya harus selalu mengalah. Ketiganya berkolaborasi untuk mengadu peran dalam satu frame, yang tayang pada 27 Januari 2022 di seluruh bioskop Indonesia.





 

(ELG)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id