Visinema Pictures Rilis Teaser Film Pulau Plastik

    Gervin Nathaniel Purba - 05 April 2021 23:07 WIB
    Visinema Pictures Rilis Teaser Film Pulau Plastik
    Film ini mengangkat pencemaran sampah plastik di pulau Bali dan sekitarnya. (Foto: Dok. Visinema Pictures)



    Jakarta: Masalah sampah plastik yang telah mencemari laut masih menjadi sebuah masalah besar bagi bangsa Indonesia. Dalam menyikapi masalah ini, Visinema Pictures merilis teaser film dokumenter pertama dan terbarunya berjudul, Pulau Plastik, yang dapat disaksikan di kanal Youtubenya. 

    Film ini disutradarai oleh Dandhy Laksono dan Rahung Nasution, dan juga diproduseri oleh Lakota Moira. Sementara itu, dengan Angga Dwimas Sasongko dan Ewa Wojkowska sebagai Produser Eksekutif. Film Pulau Plastik akan tayang di bioskop pada 2021 ini.
     
    Pulau Plastik merupakan film dokumenter sekaligus kolaborasi aksi antara Visinema Pictures, Kopernik, Akarumput, dan Watchdoc. Film ini mengangkat pencemaran sampah plastik di pulau Bali dan sekitarnya.






    Plastik pada awalnya merupakan solusi untuk menekan laju deforestasi dengan mengurangi penggunaan kantong kertas berlebihan. Material plastik yang praktis kemudian digunakan secara massal sebagai bahan dasar kemasan dan produk-produk komersial lainnya yang setelah tak terpakai menumpuk menjadi sampah tak terurai.

    Pulau Plastik diiringi musik pergerakan. Film ini juga menjadi catatan perjalanan Vokalis Band Rock Navicula asal Bali Gede Robi, Pengacara Muda asal Jakarta Tiza Mafira, dan Ahli Biologi sekaligus Penjaga Sungai Asal Jawa Timur Prigi Arisandi. 

    Mereka menelusuri sejauh mana jejak sampah plastik menyusup ke rantai makanan kita, dampaknya terhadap kesehatan manusia, dan apa yang bisa dilakukan untuk menghentikannya.

    "Kehadiran film Pulau Plastik ini menjadi penting untuk menyadarkan masyarakat tentang bahaya sampah plastik dan melakukan perubahan yang berkelanjutan," kata Robi, dalam teaser film ini, dikutip keterangan tertulis, Jakarta, Senin, 5 April 2021.

    Melalui film ini, setiap orang diajak untuk melakukan perubahan yang bisa dimulai dari diri sendiri di lingkungan terkecil, untuk lebih peduli dan lebih bijak dengan menolak pemakaian produk, dan kemasan berbahan plastik sekali pakai. 

    Kembali menerapkan kearifan lokal dengan menggunakan tas/keranjang belanja, menolak sedotan plastik, atau membawa kotak bekal sendiri merupakan contoh langkah nyata yang bisa dilakukan. 

    “Sudah banyak inisiatif serta beragam solusi yang kita miliki saat ini. Mari bersama-sama menjadi bagian dari solusi tersebut dengan melibatkan komunitas, pihak swasta, serta pemerintah," ujar Chief Operating Officer Kopernik Ewa Wojkowska, yang juga produser eksekutif film ini. 






    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id