Ulasan Film Teman Tapi Menikah 2

    Dhaifurrakhman Abas - 29 Februari 2020 07:00 WIB
    Ulasan Film Teman Tapi Menikah 2
    Teman Tapi Menikah 2
    Jakarta: Teman Tapi Menikah 2 mulai ditayangkan di bioskop pada Kamis, 27 Februari 2020. Film ini diadaptasi dari novel karya Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion.

    Di sekuelnya kali ini, karakter Ditto kembali diperankan Adipati Dolken. Sementara Mawar De Jongh menggantikan posisi Vanessa Prescilla memerankan karakter Ayudia.

    Film Teman Tapi Menikah 2 menceritakan kelanjutan dari kisah asmara Ayudia dan Ditto yang memutuskan menikah setelah belasan tahun berteman. Tak lama menikah, kedua pasangan suami-istri ini menerima kenyataan yang tak diduga-duga. Mereka akan segera mempunyai anak.

    Bukannya bahagia, kabar kehamilan Ayu rupanya membuat pasangan baru tersebut sedikit was-was. Mereka merasa tak siap menerima kenyataan karena minim pengalaman dan pengetahuan.

    Apalagi di masa-masa kehamilan kepribadian Ayu berubah drastis karena perubahan hormon. Kehamilan Ayu membuatnya menjadi lebih emosional dan kurang bersemangat menemani sang suami beraktivitas hingga menyokongnya menabuh perkusi.

    Perubahan sikap Ayu mulanya bisa ditangani dengan kesabaran yang dilakukan Ditto. Namun lambat-laun dia tak bisa tolelir. Ditto merasa Ayu sengaja menjadikan perubahan hormonal sebagai pembenaran dari perubahan sifat ini.

    Medengar pernyataan suaminya itu membuat Ayu sangat berang. Pertengkaran rumah tangga pun mulai menjadi-jadi hingga Ayu berpikir untuk menggugurkan kandungannya. Ini dikarenakan hubungannya dengan sang suami mulai tidak tentram semenjak dirinya berbadan dua.

    Film Teman Tapi Menikah 2 menghadirkan kisah percintaan yang jauh lebih dewasa ketimbang film pertamanya. Dari film ini pula penonton diberikan edukasi tersirat bahwa menikah bukan hanya menyatukan dua hati, namun ada konsekuensi besar yang harus dihadapi bersama-sama.

    Kehadiran Mawar De Jongh menggantikan posisi Vanessa Prescilla boleh dikata tak bikin penonton kecewa. Aktingnya terlihat sangat natural mewakili perasaan sebagian ibu-ibu yang sensitif ketika mengandung bayi selama lebih kurang sembilan bulan lamanya.

    Yang menarik, aktris berusia 18 tahun ini belum pernah merasakan hamil sebelumnya di kehidupan nyata. Hal ini menambah nilai plus ketika menyaksikan akting Mawar di layar lebar. Dia juga sukses memerankan fase perubahan sifat Ayudia dari lajang hingga masa kehamilannya datang.

    Film ini juga menghadirkan sinematografi yang lebih baik ketimbang film sebelumnya. Pengaturan cahaya di film ini juga terlihat lebih konsisten dan menarik ketika dipadukan dengan latar kota Jakarta dan juga Pulau Dewata.

    Hanya saja terdapat vokal yang tidak terdengar jelas di beberapa adegan film khususnya saat Adipati tengah berbincang dengan kawan-kawannya sesama musisi. Automated Dialogue Replacement di adegan tersebut juga tak halus.

    Selain itu, akting yang ditawarkan dalam hubungan pertemanan mereka juga terlihat kaku. Padahal relasi pertemanan yang ditawarkan menghadirkan adegan-adegan humor yang bisa mengocok perut.

    Teman Tapi Menikah 2 dapat menjadi film rekomendasi jelang akhir pekan sebelum Februari berakhir. Film ini tak sekadar menghadirkan romansa, tetapi juga cerita yang mengedukasi, khususnya buat pasangan yang ingin melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan.

    Teman Tapi Menikah 2

    Sutradara: Rako Prijanto
    Penulis (screenplay): Titien Wattimena
    Produksi: Falcon Pictures
    Pemain: Mawar De Jongh, Adipati Dolken, Sarah Sechan, Vonny Cornellya
    Tayang di bioskop: 27 Februari 2020

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id