Cinema XXI Hadirkan Teknologi IMAX with Laser Pertama di Indonesia

    Dhaifurrakhman Abas - 07 Februari 2020 20:08 WIB
    Cinema XXI Hadirkan Teknologi IMAX with Laser Pertama di Indonesia
    Jumpa pers IMAX with Laser (Foto: Medcom/Abas)
    Jakarta: Cinema XXI mengembangkan teknologi IMAX with Laser di bioskop Gandaria City, Jakarta Selatan pada Kamis 6 Februari 2020. Teknologi pertama di Indoneisa ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman menonton bioskop paripurna buat masyarakat.

    "Kami bangga dapat menghadirkan teknologi terdepan dalam industri Cinema ke Tanah Air. Kini penikmat film tak perlu keluar negeri untuk merasakan pengalaman menonton yang belum pernah ada sebelumnya," kata Head of Corporate Communication & Brand Management, Cinema XXI, Dewinta Hutagaol.

    Dewinta mengatakan, studio IMAX with Laser memancarkan proyektor laser 4K. Teknologi anyar ini mampu berikan resolusi lebih baik, visual lebih tajam dan detil serta jangkauan warna terluas di layar lebar.

    "Tentunya hal ini kami lakukan penyempurnaan pengalaman menonton di bioskop sekaligus bentuk apresiasi kami kepada penonton setia," sambungnya.

    Tak hanya kemampuan memberikan gambar, IMAX with Laser juga menghadirkan pembaharuan instalasi kualitas suara melalui 12 saluran audio di sisi ruangan bioskop.

    "Melalui pembaharuan teknologi audio dan visual, menonton film di studio IMAX with Laser akan menciptakan pengalaman yang istimewa karena penikmat film akan terhanyut layaknya berada di dalam adegan film," sambungnya.

    Meski mengusung teknologi paripurna, Cinema XXI memberikan harga tiket yang sama dengan studio reguler IMAX sebelumnya. Harga tersebut dipatok antara Rp45 ribu hingga Rp65 ribu.

    "Sebagai contoh, di Gandaria City kita buka harga Senin sampai Kamis Rp45 ribu, Jumat Rp55 ribu, dan Sabtu dan Minggu Rp65 ribu. Jadi untuk studio IMAX/IMAX with Laser harga tiketnya sama,” jelas Dewinta.

    Sutradara Joko Anwar yang menghadiri peresmian IMAX with Laser mengaku senang dengan kehadiran teknologi tersebut. Menurutnya hal ini menjadi keuntungan buat penikmat film maupun sineas dalam mendapatkan pengalaman sinematis yang lebih baik.

    “IMAX with Laser memberikan kita sebagai penikmat film masuk ke dalam filmnya. Imax memberikan kesempatan kita merasakan itu. Kalau sebagai sisi filmmaker, saya rasa IMAX memberikan kesempatan bagi filmmaker mengeksplorasi medium, format, bagaimana kita bercerita dalam film, tentunya kita ingin mewujudkan sebuah storytelling yang bukan saja pasif, tetapi juga masuk ke dalam dunia yang kita ciptakan. Sehingga sebagai sineas dan penonton sama sama menguntungkan bagi sineas maupun penikmat film," ujar dia.

    Dia juga menjelaskan, IMAX with Laser amat memanjakan penonton Indonesia dengan memberikan kualitas dan fasilitas menonton yang memukau tanpa tambahan harga. Hal ini berbeda dengan yang terjadi di luar negeri.

    "Seperti di Amerika misalnya, harga tiket antara 8 sampai 10 dolar, atau Rp150 ribu untuk bioskop yang reguler. Kalau di Indonesia, tempat duduk nyaman, gambar suara luar biasa kualitasnya. Apalagi sekarang IMAX di-upgrade jadi IMAX with Laser tanpa perbedaan harga. Di negara lain, kalau misal di-upgrade ke IMAX with Laser itu mungkin bisa dua kali lipat harga tiketnya. Jadi enggak ada alasan kita enggak nonton di bioskop," tandas Joko.


     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id