Film Rumah Merah Putih Ingin Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air

    Kumara Anggita - 18 Juni 2019 14:51 WIB
    Film Rumah Merah Putih Ingin Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air
    Jumpa pers Film Rumah Merah Putih (Foto: Medcom/Kumara)
    Jakarta: Alenia Pictures kembali menampilkan realitas yang terjadi pada bagian Indonesia yang tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur. Dalam film ini digambarkan kehidupan anak-anak Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjalani hari dengan berat namun tetap bersemangat.

    Ketidaknyamanan yang harus mereka telan setiap hari tidak mengikis rasa cintanya pada Tanah Air. Rasa cinta Tanah Air inilah poin yang ingin diangkat oleh sutradara sekaligus produser film ini, Ari Sihasale dan Executive Producer, Nia Zulkarnaen.
    "Yang ingin disampaikan adalah rasa cinta pada Tanah Air jangan sampai hilang. Saya melihat itu dari anak-anak di perbatasan NTT dan Timor Leste. Walau dalam keadaan apa pun tetap mencinta Indonesia. Itu yang ingin saya bawa," ucapnya dalam jumpa pers film Rumah Merah Putih di Epicentrum XXI, Jakarta, Senin, 17 Juni 2019.

    Jeremias Nyangoen selaku penulis naskah mengungkapkan bahwa fIlm ini diangkat dari kisah nyata yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Cerita ini juga sesungguhnya tidak baru, sudah ada sejak empat tahun lalu. Film ini rencananya dibuat trilogi.

    "Cerita ini sudah ditulis oleh Jeremias. Dia sudah bersama kami dari film Denias lalu. Ini sudah ditulis empat tahun lalu namun sekaranglah paling tepat. Rumah Merah Putih adalah film ke-9 dari Alinea. Ini Insyaallah trilogi dibuka di NTT, nanti Papua, dan Kalimantan. Ini persembahan NTT untuk Indonesia,” ujarnya.

    Syuting dilakukan di Kabupaten Belu dan Timor Tengah Utara, dengan anak-anak kecil yang diperankan oleh putra putri daerah asli asal NTT. Para pemain terlihat antusias dengan adanya film ini.

    “Selama kita syuting kurang lebih satu bulan di Atambua itu suatu pengalaman yang sangat inspiratif. Ini karena kita bisa syuting di perbatasan sebelumnya kita cuma dengar ceritanya. Bisa bertemu langsung di sana begitu menginspirasi. Semoga bisa mempersatukan bangsa,” kata Pevita Pearce yang berperan sebagai Maria Lopez.

    Antusiasme senada juga ditampilkan oleh dua putra daerah Petrick Rumlaklak yang berperan sebagai Farel dan Amori De Purivicacao sebagai Oscar. Bahkan Amori sampai tidak bisa berkata-kata karena menahan rasa harunya akan kesempatan ini.

    “Saya sangat senang karena bisa syuting bersama artis dari Jakarta. Pengalaman saya ikut syuting senang karena bisa menyenangkan orang tua dan dikenal orang," kata Patrick.

    Semua yang terlibat dalam film ini berharap orang yang menonton akan tergerak hatinya dan dapat mempersatukan satu sama lain. Rasa kebanggaan terhadap Tanah Air harus tertanam pada semua warga Indonesia.

    "Film ini semoga bisa charge rasa bangga kita pada Indonesia dan pemersatu di tengah keberagaman,” kata Nia.

    Film Rumah Merah Putih akan tayang 20 Juni 2019.


     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id