Ulasan Film Ghost Writer

    Cecylia Rura - 11 Juni 2019 13:46 WIB
    Ulasan Film Ghost Writer
    Potongan adegan film Ghost Writer. (Foto: YouTube/StarvisionPlus)
    Jakarta: Jika pada tahun lalu tren film horor membludak, tahun ini Ghost Writer menjadi perwakilan film horor dengan cerita segar berbumbu komedi dan konflik batin dari dua tokoh berbeda dunia.

    Naya (Tatjana Saphira) seorang novelis muda bersama adiknya, Darto (Endy Arfian) menjadi penghuni rumah baru Keluarga Harja yang disewa dengan harga murah. Selama tiga tahun belakangan, Naya mengalami writer's block dan naskahnya tak kunjung mendapat persetujuan dari pihak penerbit. Hingga suatu hari, Naya menemukan catatan harian Galih (Ge Pamungkas), hantu penunggu rumah Keluarga Harja.

    Naya menggunakan kisah Galih untuk bahan novel terbarunya. Galih memberi izin dengan satu syarat, novel tersebut tidak boleh didramatisasi. Royalti dari novel ini menjadi modal Naya menyekolahkan Darto di sekolah terbaik, sekaligus menjadi penyambung salah paham yang terjadi di Keluarga Harja.

    Plot cerita Ghost Writer seperti menghidupkan kembali istilah lama di dunia daring. Terlepas dari basis sejarah kehidupan kelam hantu bernama Galih, sebutan penulis bayangan ini ditujukan bagi para penulis profesional dengan karya terbit tanpa mencantumkan nama asli.

    Ghost Writer masuk dalam momen Lebaran sebagai varian dari film keluarga. Menggunakan tone warna gelap, film ini berbeda dengan genre keluarga yang selalu menampakkan keceriaan. Kehadiran film Ghost Writer sekaligus mengingatkan bahwa basis cerita horor juga berangkat dari kisah keluarga, sehingga dapat disimpulkan Ghost Writer memadukan genre horor, komedi, dan keluarga tiga paket lengkap yang tepat sebagai tontonan keluarga di momen libur Lebaran. Mengerucut soal tema keluarga, Ghost Writer mengambil sisi romantis hubungan kakak dan adik.

    Alur cerita dikemas ringan tanpa jump scare berlebihan. Karakter hantu Galih yang berperasaan menghapus stigma makhluk halus yang penuh dengki dan dendam masa lalu. Karakter Galih kontras dengan Bening yang penuh amarah dan kerap menjadi barometer ideal hantu menyeramkan.

    Kehadiran Asmara Abigail sebagai spesialisasi film horor sangat membantu Ge Pamungkas memberi nuansa amarah, kelam, dan pedih. Asmara Abigail sebagai hantu bernama Bening membuktikan film ini bukan sekadar horor 'kalengan' meski dibombardir dengan kehadiran sejumlah komika seperti Ge Pamungkas, Arie Kriting, Muhadkly Acho, dan Ernest Prakasa, serta kelakar sepintas dari Asri Welas.

    Tatjana Saphira untuk tahun ini tampak menggali potensi keluar dari peran-peran zona nyaman. Ghost Writer menjadi judul film kedua setelah dia bermain lincah dalam Hit & Run. Peran Tatjana sebagai novelis kurang memberi sikap pesimistis seorang novelis yang buntu cerita. Tatjana seperti sekadar hadir sebagai Naya tanpa menonjolkan watak kuat Naya, selain sebutan gengsian dari lawan mainnya.

    Ghost Writer menjadi debut penyutradaraan film Bene Dion Rajagukguk dengan naskah dari Nonny Boenawan, murid dari kelas penulisan skenario Ernest Prakasa. Meski Ernest Prakasa duduk di bangku produser, sosoknya selalu ikut tampil dalam layar lebar termasuk dalam film Ghost Writer.

    Ghost Writer

    Sutradara: Bene Dion Rajagukguk
    Produser: Ernest Prakasa, Chand Parwez (Starvision Plus)
    Penulis: Bene Dion Rajagukguk, Nonny Boenawan
    Pemain: Tatjana Saphira, Ge Pamungkas, Asmara Abigail, Deva Mahenra, Endy Arfian, Slamet Rajardjo, Dayu Wijanto, Arie Kriting, Muhadkly Acho, Asri Welas
    Durasi: 97 menit
    Klasifikasi LSF: 13+
    Rilis di Indonesia: 4 Juni 2019


     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id