Sistem Zonasi Haji Akan Dipertahankan

    Antara - 26 Agustus 2019 13:10 WIB
    Sistem Zonasi Haji Akan Dipertahankan
    Ilustrasi: Sejumlah Jemaah calon haji kloter pertama Embarkasi Aceh melambaikan tangan sebelum naik ke pesawat udara/ANTARA/Irwansyah Putra
    Makkah: Sistem zonasi, salah satu inovasi dalam penyelenggaraan haji 2019 akan tetap diterapkan pada musim haji di tahun-tahun mendatang.

    Sekretaris Jenderal Kementrian Agama (Kemenag) RI M Nur Kholis Setiawan mengatakan, Pemerintah Indonesia menilai terobosan yang telah diberlakukan tersebut cukup efektif.

    "Secara psikologis jemaah terlihat lebih nyaman dan percaya diri karena kumpul dengan komunitasnya," kata Nur di Syisah, Makkah pada Minggu, 25 Agustus 2019.

    Meski demikian, Nur Kholis menyampaikan masih ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan. Perbaikan tetap perlu dilakukan dari sisi konfigurasi petugas, lintas instansi, dan komposisi daerah.

    Aspek konfigurasi hotel juga menjadi perhatian. Nur Kholis berharap, penginapan jemaah bisa diatur sedemikian rupa agar tidak sampai terjadi pecah kloter.

    "Catatan evaluasi selalu kami jadikan lessons learned untuk perbaikan penyelenggaraan tahun mendatang," kata dia.

    Tahun ini, merupakan tahun pertama Kemenag memberlakukan sistem zonasi bagi jemaah Indonesia di Makkah. Ada tujuh zona yang digunakan jemaah Indonesia di seputaran kota Makkah, antara lain Syisah, Syisyah-Raudlah, Mahbas Jin, Raudlah, Misfalah, Jarwal, dan Rey Bakhsy.



    (SBH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id