Masa Tunggu Ibadah Haji DIY Mencapai 23 Tahun

    Patricia Vicka - 15 Juli 2019 11:21 WIB
    Masa Tunggu Ibadah Haji DIY Mencapai 23 Tahun
    Kakbah. Foto: MI/Dika Kardi.
    Yogyakarta: Minat warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menunaikan ibadah haji cukup tinggi. Masa tunggu calon haji di wilayah DIY sudah mencapai 23 tahun. Kepala Bidang Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Sigit Warsita mengatakan calon jemaah haji yang mendaftar pada tahun ini baru bisa ke tanah suci sekitar tahun 2042.

    "Masa tunggu sekarang mencapai 23 tahun," kata Sigit kepada Medcom.id di Yogyakarta, Minggu, 14 Juli 2019.

    Panjangnya masa antri ini disebabkan tingginya kuota calon haji yang tersedia tidak sebesar antusiasme warga yang mendaftar untuk naik haji. 

    Sigit menjelaskan dalam sebulan ada sekitar ratusan hingga ribuan warga yang mendaftarkan diri untuk beribadah ke Makkah.

    "Tapi kuota peserta calon haji setiap tahun hanya 3.131 orang plus 27 petugas daerah. Tahun ini karena dapat tambahan, kuota jadi 3630 calhaj, " jelas Sigit.

    Salah satu syarat untuk naik haji adalah berusia minimal 18 tahun. Namun warga sudah bisa mendaftarkan diri program naik haji sejak usia 12 tahun.

    Akibat lamanya masa tunggu, calon haji asal DIY sebagian besar didominasi lansia dan orang tua. Tahun 2019 lebih dari 70 persennya berumur di atas 60 tahun.

    Calhaj tertua bernama Supiah Moh Awar dengan usia 96 tahun 3 bulan asal Kembaran Bantul. Para calhaj lansia ini turut didampingi oleh satu orang keluarga.

    ke 3630 calhaj berangkat mulai dari tanggal 12 hingga 15 Juli 2019. Mereka terbagi menjadi 11 kelompok terbang (kloter). Sementara gelombang kepulangan ke Indonesia dimulai tanggal 24 Agustus 2019.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id