comscore

Keramahan Tim Kesehatan Haji Dipuji

Fachri Audhia Hafiez - 02 Juli 2022 17:01 WIB
Keramahan Tim Kesehatan Haji Dipuji
FOTO: Salah satu jemaah haji memakai kursi roda di Masjidil Haram, Makkah. Dok MCH 2022
Jakarta: Ketua Tim Pengawas Internal Pelaksanaan Haji pada Kementerian Agama (Kemenag), Nizar Ali, mengapresiasi kinerja tim kesehatan haji. Menurut dia, kinerja tim di bawah Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) ini sangat memuaskan.

"Pertama kami menyampaikan terima kasih, apresiasi seluruh layanan kesehatan ter-cover dengan sangat baik. Para jemaah selaku pasien merasakan keramahan dan layanan terbaik di Klinik Kesehatan Haji," ujar Nizar usai melihat layanan kesehatan di KKHI Mekkah dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 2 Juli 2022.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag itu juga mengapresiasi uji coba rompi penurun panas. Rompi tersebut mulai tahun ini diujicoba ke para jemaah.

"Mungkin selama sembilan tahun ke depan, saya rasa masih dalam suasana cuaca yang begitu panas. Maka ini sebuah inovasi yang perlu direspons, dipikirkan oleh kita semua, terutama para petugas yang langsung bersentuhan di lapangan," ujar Nizar.

Menurut dia, cuaca siang hari di Arab Saudi rata-rata lebih dari 40 derajat. Sehingga, inovasi rompi penurun panas ini sangat cocok.
 

Baca: Jemaah Haji dari Jepara Meninggal di Makkah


Rompi penurun panas merupakan rompi berbahan carbon cool. Ketika digunakan bisa memberikan sensasi rasa dingin di tubuh.

Rompi ini bisa bertahan selama 8 hingga 12 jam di tengah terik mentari. Sehingga, sangat cocok digunakan oleh jemaah serta petugas yang terus bergerak di tengah udara terik Arab Saudi.

"Rompi ini mengandung carbon cool tentu memiliki manfaat yang cukup besar terhadap daya tahan tubuh, terutama untuk petugas seksus (seksi khusus) yang mobile," ucap Nizar.

Selain untuk petugas seksus, rompi ini juga sangat cocok digunakan jemaah dengan risiko tinggi (risti) saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

"Ini juga bisa ekspan ke jemaah saat lempar jumrah karena jalannya begitu jauh di bawah terik matahari, jadi tidak perlu lagi gunakan payung apalagi bobotnya hanya 2 kg," kata Nizar.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING

HOT ISSUE

  • Array
MORE
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id