Salah Terjemahan, Kantong Krikil Jumrah Bisa Menghambat Pemulangan Haji

    Antara - 20 Agustus 2019 15:33 WIB
    Salah Terjemahan, Kantong Krikil Jumrah Bisa Menghambat Pemulangan Haji
    Ilustrasi: Jemaah haji mengumpulkan kerikil di Muzdalifah/AFP/Fethi Belaid
    Makkah: Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau kepada jemaah haji Indonesia agar mengembalikan kantong kerikil ke pihak maktab karena terdapat kesalahan penerjemahan. 

    Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH 2019 Subhan Cholid menjelaskan, kekeliruan terjemah itu dikhawatirkan bisa menghambat proses perjalanan jemaah haji kembali ke Tanah Air.

    "Jadi di kantong tersebut, tertulis penerjemahan The Anthrax Gravel Bag yang artinya kantong kerikil antraks. Ini salah menerjemahkan," kata Subhan di Makkah, Minggu, 18 Agustus 2019.

    Jemaah menerima kantong yang berfungsi wadah kerikil yang diambil dari Muzdalifah untuk ibadah lempar jumrah. Akan tetapi, Muassasah Asia Tenggara mengeluarkan imbauan susulan tentang adanya kesalahan penerjemahan yang tertulis di kantong tersebut.

    "Untuk kenyamanan saat berpindah negara, dimohon agar jamaah menyerahkan kantong itu kepada pihak maktab atau ketua kloter," kata dia.



    (SBH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id