YOUR FASHION

Kolaborasi Adidas x Gucci untuk Sportswear Berkelas, Hidupkan Sentimen Era 80-an

Mia Vale
Kamis 19 Mei 2022 / 18:05
Jakarta: Kolaborasi sering kali merupakan latihan yang cerdik dalam menggabungkan penanda merek untuk menghasilkan hibrida yang diinginkan dan bisa menggoda konsumen.

Apalagi bila kolaborasi tersebut menampilkan gaya retro namun berkelas. Seperti yang dilakukan oleh rumah mode mewah Gucci dengan brand pakaian olahraga asal Jerman, Adidas.

Kali ini, Gucci dan Adidas resmi merilis katalog pakaian olahraga bertema era 80-an. Dan ini tampaknya menjadi  petualangan Alessandro Michele, desainer dari Gucci sekaligus pembuat katalog dari kolaborasi ini yang mengusung koleksi komprehensif untuk setiap penggemar sportswear mewah.

Seperti berita yang dilansir dari Vogue, dalam peragaan busana Exquisite Gucci musim gugur 2022, Michele mengalihkan fokus pada adidas, megabrand yang citranya kaya akan kenangan pribadi dan sentimental tidak hanya untuk sang desainer, tetapi juga untuk kaum muda. Dan sebagai kolektor sepatu kets adidas Gazelle, Michele adalah penggemar lama label tersebut. 

Baginya, kemewahan retro dari sepatu kets yang sporty selaras dengan sentimennya terhadap masa lalu, sehingga perkawinan antara Gucci dan Adidas tampaknya merupakan hasil dari kemudahan berkreasi yang alami. 



(Back to 80's yang diusung Gucci dan Adidas. Foto: Dok. Instagram Adidas Originals/@adidasoriginals)


Produk-produk ready-to-wear dari kolaborasi ini, bisa dibeli di toko online pada 7 Juni mendatang. Outfits-nya lengkap, mulai dari kepala hingga ujung kaki, seperti topi, tas, bagi pria dan perempuan, hingga alas kaki berbagai jenis gaya. 

Semua produk ini benar-benar melebur di mana kode Adidas telah benar-benar sesuai dengan Gucci, sementara Gucci juga telah disilangkan dengan simbol ikonik Adidas.

Dipotret oleh fotografer Carlijn Jacobs dan terinspirasi oleh patina katalog fesyen arsip, gambar lookbook adalah indikator yang jelas dari semangat retro chic yang meresap, diwarnai dengan bakat Michele untuk referensi imajinasi dan trippy. 

Permainan pada logo yang saling bertautan disebarkan dengan penuh semangat di seluruh koleksi wanita dan pria, yang memancarkan getaran atletik sesuai gender. Adidas tiga garis dan jaring hijau-merah-hijau Gucci, yang terlihat sangat mirip, muncul sebagai applique secara bersamaan di sisi celana jogger, sweater ritsleting, celana pendek, bell bottom, dan rok pensil. 

Sedangkan Adidas trefoil berbentuk lotus, pertama digunakan pada tahun 1972, telah diberi perlakuan Michele, diledakkan dalam tampilan seperti wallpaper warna-warni pada anorak besar dan jaket berikat ramping. Bahkan, Gazelles kesayangan Michele juga dibuat dengan Gucci, menampilkan huruf GG yang saling terkait. 

Dengan melihat koleksi yang luas, orang tidak dapat tidak berpikir bahwa itu tidak hanya akan menjadi catnip (hiperaktif) untuk basis penggemar Gucci/Adidas, tetapi juga bahwa Michele dan tim Adidas pasti memiliki ledakan yang berputar dan berputar di seluruh repertoar berlogo besar kedua label.

(TIN)