YOUR FASHION

Ilmuwan Amerika Kembangkan Pewarna Alami untuk Bahan Jeans

MetroTV
Selasa 11 Januari 2022 / 10:13
California: Para ilmuwan di HUUE, sebuah perusahaan di Berkeley, Califronia, mengembangkan pewarna ramah lingkungan sebagai bahan celana jeans. Mereka meneliti enzim yang digunakan tanaman untuk menghasilkan warna dan memprogram mikroba untuk meniru proses itu.

Para peneliti menumbuhkan mikroba dalam kultur cair, tempat mereka bereplikasi dan membelah untuk menghasilkan warna nila. Contohnya, tanaman Tarum Jepang yang membuat molekul pewarna biru di daunnya. 

"Kami ambil informasi genetik dari tanaman dan memakainya untuk menginformasi dan memprogram mikroba. Jadi, kami punya mikroba yang tumbuh di piring tempat mereka memproduksi nila dengan cara yang sama seperti tanaman pewarna membuat nila," kata Mitra Pendiri HUUE, Tammy Hsu, dalam tayangan Newsline di Metro TV, Senin, 10 Januari 2022.

Baca: Hunian Ramah Lingkungan Jadi Adaptasi Kebiasaan Pascapandemi

"Jadi di sini kami memulai proses mengembangkan cara terbaik menumbuhkan mikroba sehingga menghasilkan pewarna dalam jumlah terbesar," lanjut Tammy.

Dalam proses pewarnaan, kain akan direndam dalam larutan pewarna, lalu ditekan dengan alat roll kain. (Yahya Nadim Oday)

(UWA)