WISATA

Kasus Covid-19 India Melonjak, Apakah Indonesia Terapkan Travel Corridor Arrangement?

Kumara Anggita
Rabu 05 Mei 2021 / 14:42
Jakarta: Salah satu rencana untuk membangunkan kembali pariwisata Indonesia adalah dengan menerapkan Program Travel Corridor Arrangement (TCA). Travel Corridor Arrangement adalah program membuka kembali pariwisata Indonesia dengan sejumlah negara.

Namun, di sisi lain kasus covid-19 di India mengalami lonjakan yang tinggi. Karena itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno menyatakan bahwa diperlukan evaluasi kembali.

“Dan untuk bulan Juni, Juli (rencana pembukaan), masih sesuai target tapi pembahasan travel corridor arrangement, informasi yang kami terima sekarang sedang difinalisasikan. Akan tetapi, kita akan pertimbangkan keadaan terkini di India,” jelasnya dalam Agenda 'Extended Weekly Press Briefing'. 

Terkait hal tersebut, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf, R Kurleni Ukar mengungkapkan bahwa target pembukaan itu masih diusahakan. 

Namun, Kemenparekraf masih perlu untuk mengevaluasi kondisi terlebih dahulu sampai pembukaan bisa dipastikan akan berjalan dengan aman.

“Kita semua berjuang agar target itu bisa tercapai namun selalu kami berpendapat bahwa pembukaan itu harus berdasarkan fakta dan data. Jadi kita monitoring dulu datanya, apakah memungkinkan atau tidak,” jelasnya.

“Kita tak ingin gegabah untuk membuka border jika kita belum siap,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Kemenparekraf juga perlu untuk melihat kesiapan dari industri dan pemdanya dalam mengontrol penyebaran covid-19. Bila semua sudah siap, maka pembukaan mungkin akan dilakukan.

“Dan yang paling penting adalah kesiapan industri dan kesiapan pemda sendiri untuk mengatur wisatawan yang datang itu bisa pertama tidak membawa covid dan tidak terkena covid dari Indonesia,” tutupnya.

(TIN)