WISATA

Mudik Dilarang, Menparekraf Umumkan Program Gratis Ongkir untuk Hantaran Lebaran 2021

Kumara Anggita
Selasa 04 Mei 2021 / 17:15
Jakarta: Mudik saat lebaran merupakan kegiatan yang berisiko meningkatkan kasus covid-19 di Indonesia. Karena itu, pemerintah melarang masyarakat Indonesia untuk melakukannya.

Agar suasana lebaran tetap bisa terasa. Pemerintah menerapkan kebijakan gratis ongkir atau ongkos kirim saat berbelanja. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan Hantaran Lebaran 2021 sehingga lebaran masih bisa dijalankan dengan bahagia.

“Ini adalah bentuk kegiatan pemerintah di tengah-tengah kesulitan ekonomi pandemi. Pemerintah akan melaksanakan ini oleh Kementrian Perdagangan yang tentunya bekerjasama dengan perusahaan platform e-commerce yang ada dalam asosiasi e-commerce indonesia,” jelasnya dalam Agenda "Extended Weekly Press Briefing”.

"Rencananya akan diumumkan secara detail oleh Kementerian Perdagangan nanti. Tapi konon kabarnya, ini akan dikeluarkan di Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional H-10 sampai H-6 Idul Fitri. Jadi, ada kesempatan beli produk UMKM untuk sebagai hantaran lebaran,” papar Menparekraf Sandiaga.

Menurut Sandiaga Uno gratis ongkir ini adalah bentuk kegiatan yang bisa memeriahkan lebaran walaupun sedang pandemi. Mengirim parcel di tengah lebaran mungkin bisa mengobati ketidakhadiran karena dilarangnya mudik.

“Karena ada larangan mudik. Jadi untuk memberikan kebijakan yang menggairahkan di saat mendekati lebaran ini adalah dengan mendorong program gratis ongkir sehingga Idul Fitri 2021 masih bisa merasakan kehadiran meski bukan dalam bentuk fisik tapi dalam bentuk produk UMKM,” jelas Sandiaga Uno.

“Ini bagian dari adaptasi kolaborasi dimana insentif ongkir sangat dibutuhkan oleh UMKM dan masyarakat,” tutupnya.
(FIR)