WISATA

Mengenal Budaya Tari Topeng Kelana Indramayu

Medcom
Sabtu 05 Juni 2021 / 19:56
Jakarta: Indramayu memiliki budaya tradisional yang sangat beragam. Salah satunya budaya tradisional Tari Topeng Kelana.

Laely Indah Lestari, seorang culture traveller banyak mengeksplorasi mengenai seni budaya tradisional tari Topeng Kelana. Tari Topeng Kelana sendiri sudah dikenal oleh masyarakat sejak abad ke 10 Masehi. Ada lima bentuk Tari Topeng yang dikenal yaitu, Tari Topeng Panji, Tari Topeng Samba, Tari Topeng Rumyang, Tari Topeng Tumenggung dan Tari Topeng Kelana.

Topeng Kelana sendiri digambarkan dengan topeng berwarna merah tua, sebagai simbol seorang penguasa yang melambangkan kepemimpinan dan kegagahannya. Pakaian tradisional Tari Topeng Kelana memiliki ciri khasnya tersendiri.

Ada beberapa tahapan saat Laely menggunakan pakaian tradisional Tari Topeng Kelana ini. Pertama, menggunakan Baju Kurung lengan pendek berwarna merah dan memakai Mongkron sebagai penutup dada yang digunakan dari bahu sampai pinggang, lalu pelengkapnya ada Sampur, Kain Penutup dan Sumping.



Selanjutnya untuk bawahannya menggunakan Celana Kurung Sepertiga di bawah lutut berwarna merah, senada dengan bagian atas. Untuk bagian kepala, Laely menggunakan Mahkota berwarna hitam, dengan adanya Ronce bunga yg dibuat dari bandul berwarna Merah serta aksesoris pelengkapnya ada Anting, Ikat Pinggang, Keris, Gelang tangan dan Gelang Kaki. Terakhir yang paling Utama adalah Topeng, penggunaan topeng kelana dilakukan dengan cara digigit dari dalamnya.

Dengan diiringi gendang, Laely mencoba sedikit demi sedikit gerakan tarian dari Topeng Kelana, dan semakin diperdalam lagi gerakannya membuat rasa penasaran Laely lebih meningkat dari sebelumnya. Menurut Laely, tarian topeng kelana ini benar-benar luar biasa karena gerakan yang ditampilkan harus benar-benar menggunakan power yang kuat.



"Belajar tari Topeng Kelana itu penuh tantangan karena harus bisa memerankan seseorang berkarakter tegas, namun inilah keseruannya dan semakin membuat saya tertantang karena tarian Topeng Kelana sendiri memiliki makna yang mendalam saat kita memainkannya, ini semua merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memang perlu dilestarikan," kata Laely.

Tak hanya menari tarian tradisional Topeng Kelana, di Sanggar Seni Jaka Baru, Laely bertemu dengan maestro pengrajin topeng Indramayu dan juga Dalang Wayang Golek Cepak yaitu Ki Warsad.



Ki Warsad merupakan salah satu dalang yang terkenal di Desa Gadingan Kecamatan Sliyeg Indramayu. Laely merasa senang dan bangga bisa bertemu dan berdiskusi bersama Ki Warsad mengenai proses pembuatan dari Topeng Kelana.

Bagi Laely, Kekaguman terhadap daerah Indramayu tidak akan ada habisnya. Indramayu adalah daerah yang sangat dia cintai dengan keanekaragaman budayanya yang memang harus selalu dilestarikan dan terus terjaga, karena setiap budaya memiliki keistimewaan dan Karakternya sendiri.

"Ini adalah salah satu bentuk kecintaan saya terhadap budaya seni Topeng Kelana Indramayu, saya ingin banyak orang lebih mengetahui tentang uniknya dan indahnya kesenian ini," tutup pemilik akun @laelypassions ini.  

 
(ELG)