WISATA

Jelajahi Keindahan Pariwisata Yogyakarta

Sunnaholomi Halakrispen
Rabu 14 Oktober 2020 / 18:08
Yogyakarta: Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama dengan kota kembar Surakarta (Solo), adalah tempat lahirnya peradaban di Jawa. Kota ini merupakan pusat kekuasaan yang menghasilkan Candi Borobudur dan Prambanan yang megah di abad ke-8 dan ke-9 serta kerajaan Mataram yang kuat dan baru pada abad ke-16 dan ke-17.

Dikutip dari laman resmi Indonesia Travel, Yogyakarta dikenal dengan slogan "Jogja The Never ending Asia" karena daya tariknya yang tak ada habisnya. Dewasa ini, Kota Gudeg ini juga dikenal sebagai "Jogja Istimewa", sebuah tagline yang menguraikan nilai-nilai khusus.

Kota ini adalah salah satu pusat kebudayaan terkemuka di Indonesia. Dari berjalan-jalan di museum hidup The Kraton atau The Keraton (Istana Sultan), nongkrong di Alun Alun yang terkenal, hingga menonton perajin perak menghasilkan perhiasan luar biasa di Kotagede.

Kamu juga bisa mencoba berbelanja sepuasnya di Jalan Malioboro. Kemudian mengejar matahari terbit di candi-candi terkenal seperti Prambanan dan Borobudur di kota tetangga Magelang, hanyalah beberapa dari banyak cara untuk tidak pernah bosan di kota yang relatif kecil, namun ramai ini.
 

1. Warisan Kuno


Kamu dapat mengalami lima keajaiban di kota berseni ini. Mulai dari memanjakan diri dalam keajaiban alam, mengunjungi pantai-pantai indah, dan lanskap fotogenik. Parangtritis, Indrayanti, Pok Tunggal, Siung, Krakal, dan Jogan adalah beberapa pantai terkenal di kota ini.

Kemudian tempat-tempat yang menakjubkan, seperti Puncak Becici, Pinus Pengger, dan Jurang Tembelan. Itu hanyalah beberapa dari banyak tujuan back-to-nature yang lebih menarik di Yogyakarta.


Kurang lengkap jika ke Yogyakarta tidak menyantap Nasi Gudeg (Foto: Pexels)

Untuk keajaiban kuliner, jangan lupa untuk mencoba Nasi Gudeg terlebih dahulu, masakan spesial resep tradisional Jawa yang menjadi ikon kota ini. Bakpia, adalah camilan tradisional dengan banyak rasa menarik yang populer untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.

Sedangkan untuk minuman, kamu dapat mencoba jamu. Minuman campuran ramuan alami berdasarkan tradisi kuno yang digunakan untuk pengobatan alami. Penjualannya bahkan menjamur di berbagai daerah di Yogyakarta.

Kemudian ada batik, harta nasional berdasarkan kata Jawa 'amba' dan 'titik', yang berarti menulis titik-titik. Ini adalah seni kain dekorasi menggunakan proses lilin dan pewarnaan.

Yogyakarta memiliki pola batik khas yang biasanya dibuat dengan dasar putih yang cerah. Beberapa motifnya yaitu Parang Kusumo, Kawung, dan Truntum, masing-masing diciptakan dengan filosofi khusus di balik setiap titiknya.

Ada Batik Tulis, Batik Cap, Batik Print, dan campuran hasil dari beragam teknik. Batik yang paling mahal adalah Batik Tulis, yang terbuat dari 100 persen ornamen cat tangan. Akan menjadi lebih mahal jika terbuat dari kain sutra yang berharga tinggi.

Lamanya membuat Batik Tulis berkualitas baik dapat berkisar dari satu hari produksi hingga proses berbulan-bulan yang sangat teliti. Hal ini tergantung pada ukuran dan detail desain yang rumit.


Wayang kulit jadi simbol seni dari Yogyakarta (Foto: Freepik)

Wayang juga merupakan warisan seni menakjubkan yang dikenal dari Yogyakarta. Ada wayang kulit yang dimainkan pada pertunjukan wayang kulit oleh dalang atau kepala boneka melalui layar yang diterangi oleh lampu.

Kemudian, Wayang Orang dengan pertunjukan seukuran manusia yang menggambarkan pesan filosofis yang sama dari cerita-cerita kuno. Berbeda dengan wayang kulit, wayang orang diperankan oleh pria dan wanita dalam kostum tradisional yang rumit.

Selain itu, kamu dapat menemukan keajaiban rekreasi, dengan mengunjungi desa-desa wisata di Yogyakarta. Tembi, Pentingsari, dan Nglanggeran adalah tiga tempat yang bisa kamu mulai jelajahi. Alami sendiri kehidupan sehari-hari penduduk asli yang otentik dan pelajari beberapa keterampilan baru, seperti memainkan gamelan, menenun janur, dan menampilkan tarian tradisional Jawa.

Keajaiban petualangan juga banyak di Yogyakarta. Dimulai dengan menjelajahi Taman Nasional Gunung Merapi, mengendarai jeep yang mendebarkan, dan mendaki Gunung Nglanggeran, gunung berapi purba yang terletak di desa yang indah.


Goa Jamblang yang memiliki tekstur unik, menjadi salah satu daya tarik wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta. (Foto: Freepik)

Panjat tebing dapat dilakukan di Pantai Siung, sedangkan Tubing Gua adalah daya tarik utama di Goa Pindul. Bahkan kamu dapat mencoba mengunjungi Gua Jomblang untuk pengalaman caving yang luar biasa.

Yogyakarta memang kota dengan banyak atraksi untuk dinikmati. Semua yang telah dijabarkan dan masih banyak lagi untuk dieksplorasi, telah membawa Yogyakarta sebagai tujuan yang paling banyak dikunjungi di Indonesia setelah Bali.
 

Cara untuk ke Yogyakarta


Jika melalui jalur udara, ada banyak penerbangan harian dari Jakarta, Surabaya, dan Bali, pilihlah tujuan ke Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta.


Stasiun Tugu Yogyakarta (Foto: A. Firdaus)

Sedangkan jika melalui jalur darat, ada layanan kereta api reguler antara Yogyakarta dan kota-kota besar tetangga lainnya. Yogyakarta juga mudah diakses dengan mobil atau layanan bis darat umum.
 

Berkeliling


Setelah kamu tiba, ada sejumlah cara untuk menjelajahi Yogyakarta. Berjalan kaki di sekitaran Kota Yogyakarta adalah cara yang bagus untuk menikmati pemandangan dan bertemu dengan penduduk setempat, meskipun terasa panas di tengah hari. Cobalah berjalan-jalan di jantung kota dan temukan banyak objek wisata yang terletak di dekat area Malioboro.

Gunakan moda transportasi lokal dan mencoba becak, kereta roda tiga tradisional yang bertenaga. Ingatlah untuk menegosiasikan harga sebelum kamu memulai perjalanan.

Gerobak kuda tradisional yang dikenal sebagai Andong juga bisa ditemukan di daerah wisata Yogyakarta. Ini adalah cara santai dan romantis untuk menikmati pemandangan.


Malioboro tempat nongkrong yang punya nilai historis. (Foto: Indonesian Travel)

Kamu mungkin ingin merencanakan menggunakan mobil dan supir selama kamu berada di Yogyakarta. Jika kamu tahu cara mengendarai sepeda motor, kamu dapat menyewa sepeda motor di kota.

Taksi tersedia dan dapat diatur melalui hotel tempat kamu menginap. Selain itu, bus juga bentuk utama dari transportasi umum di wilayah ini, namun jam operasi dan kapasitasnya terbatas.

Cobalah untuk menikmati beberapa bagian di sisi pedesaan dengan naik sepeda dan temukan sudut-sudut indah yang dapat menginspirasimu untuk lebih jatuh cinta dengan pesona khusus Yogyakarta. Kota-kota terdekat yang juga dapat Anda kunjungi dari Yogyakarta adalah Magelang dan Solo.

Berjalanlah ke Punthuk Setumbu dan saksikan keanggunan candi Borobudur dari sudut pandang berbeda saat matahari terbit. Solo atau juga dikenal sebagai Surakarta, memiliki istana yang sangat menawan dan terkenal dengan keajaiban alamnya, seperti Air Terjun Grojogan Sewu.
(FIR)