WISATA

Pasar Boru, Rest Area dengan Tampilan Tradisional di Flores Timur

Arthurio Oktavianus Arthadiputra
Selasa 11 Mei 2021 / 13:08
Flores Timur: Bila sedang berada di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, dan sedang melakukan perjalanan darat dari Larantuka-Maumere atau sebaliknya, ada satu lokasi untuk berhenti sejenak melepas lelah. Daerah tersebut adalah Pasar boru, rest area di Flores Timur.

Pasar Boru berada di wilayah Wulanggitang, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Pasar ini dahulunya adalah pasar tradisional, tempat penduduk sekitar menjual hasil bumi perkebunannya.

Bagi para pengemudi di Pulau Flores yang melakukan perjalanan darat, pasar ini sudah lama menjadi rest area. Aneka pangan olahan lokal ditawarkan para pedagang di Pasar Boru.

Pondok sederhana berbahan bambu dan beratap seng milik pedagang, juga berisi hasil kebun penduduk setempat. Seperti rambutan, salak dan alpukat. Bisa juga bersantap makanan dengan menu lokal atau sambil menyeruput secangkir kopi di warung makan.

Siapa tahu masih ada persediaan kopi budidaya penduduk di daratan Flores, yaitu kopi Hokeng dan Leworook yang bisa dinikmati. Dua nama daerah di Flores Timur ini merupakan perkebunan kopi yang juga menjadi ikon terkenal produk kopi yang dipasarkan.

Sejak lama penduduk Flores menjadikan Pasar Boru sebagai lokasi rest area, untuk sejenak beristirahat sambil menyeruput segelas kopi, menghilangkan kantuk dan lelah.

Perjalanan darat dari Larantuka-Maumere atau sebaliknya menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam menggunakan kendaraan bermotor. Melewati Jalan Trans Flores, daerah yang dilewati antara lain Geliting, Boru, Konga dan Lewolonga.

Selama di perjalanan, tersaji pemandangan indah berupa panorama alam yang memesona. Suguhan panorama tanah Flores yang tiada duanya.

Daerah perbukitan penuh pepohonan hijau, pohon lontar dan kelapa, kebun jambu mete dan kopi, hingga pesona Gunung Lewotobi yang merupakan gunung kembar dan terpisah jarak sejauh dua kilometer.

Nah, bila kebetulan sedang traveling ke Flores Timur dan sedang melakukan perjalanan darat, tidak ada salahnya untuk mampir sejenak melepas lelah di Pasar Boru. Rest area dengan tampilan tradisional dan keramahan penduduk, akan menyambut pengunjung dengan senyuman.
(FIR)