FITNESS & HEALTH

Jadi yang Pertama: Mulai 15 Mei, Denmark Hentikan Program Vaksinasi Covid-19

Mia Vale
Selasa 10 Mei 2022 / 08:00
Jakarta: Virus korona sudah terkendali. Itulah yang menjadi alasan Denmark menghentikan program vaksinasi covid-19. Otoritas Kesehatan Denmark (The National Board of Health) mengatakan bahwa saat musim semi tiba, cakupan vaksin pada populasi Denmark tinggi, dan epidemi telah berbalik.

Oleh karena itu, Dewan Kesehatan Nasional sekarang mengakhiri upaya vaksinasi luas terhadap covid-19 untuk musim ini. Orang-orang tidak akan diundang untuk vaksin mulai 15 Mei, meskipun semua orang akan dapat menyelesaikan vaksinasi mereka. 

“Kami berada di tempat yang baik. Kami memiliki kendali yang baik terhadap epidemi, yang tampaknya mereda. Tingkat penerimaan ke rumah sakit stabil dan kami juga berharap mereka segera turun. Oleh karena itu, kami mengumpulkan program vaksinasi massal terhadap covid-19,” Bolette Soborg, manajer unit di Dewan Kesehatan Nasional, berkomentar. 

Soborg bersikeras bahwa masyarakat masih dapat divaksinasi selama musim semi dan musim panas jika mereka mau, dan situs vaksinasi akan tetap buka di seluruh negeri. 


Denmark Hentikan Program Vaksinasi Covid-19
(Otoritas Kesehatan dan Obat-obatan Denmark mengatakan akan terus mengikuti perkembangan epidemi dengan cermat. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


Ia juga menambahkan bahwa imunisasi masih direkomendasikan untuk orang-orang yang berisiko tinggi terkena covid-19, seperti mereka yang berusia di atas 40 tahun dan untuk wanita hamil yang tidak divaksinasi.
 

Vaksinasi kemungkinan akan dilanjutkan 


Langkah Denmark untuk menangguhkan program vaksinasinya terjadi ketika situasi covid-19 di seluruh dunia masih beragam. Eropa dan AS telah meninggalkan sebagian besar pembatasan covid-19. 

Penghentian program vaksinasi covid-19 ini bukan tidak ada sama sekali, melainkan bagi yang membutuhkan vaksinasi covid-19 bisa melakukannya lagi pada musim gugur karena virus terus bermutasi. Hal ini dikatakan oleh Otoritas Kesehatan dan Obat-obatan Denmark, seperti yang dikutip dari CNBC.

Dengan program vaksinasi yang kemungkinan akan dimulai kembali dalam waktu beberapa bulan, para ahli kesehatan Denmark akan melihat siapa yang harus divaksinasi, kapan suntikan harus diberikan dan vaksin mana yang harus digunakan. 

Otoritas Kesehatan dan Obat-obatan Denmark mengatakan akan terus mengikuti perkembangan epidemi dengan cermat, dan siap untuk memulai kembali upaya vaksinasi lagi jika ada kebutuhan untuk mengimunisasi kelompok sasaran tambahan sebelum musim gugur.

(TIN)