GADGET TIPS

Kerap Digunakan saat Pandemi, Ini 5 Tips Aman Memakai Headphones atau Earbuds

Raka Lestari
Selasa 01 Maret 2022 / 17:39
Jakarta: Pada masa pandemi seperti sekarang, banyak sekali pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan secara online untuk menjaga social distancing. Karena penggunaan gadget menjadi meningkat, seiring dengan itu pemakaian headphone atau earbuds juga meningkat di masa sekarang.

World Health Organization (WHO) memperkirakan ada sekitar 50 persen orang berusia 12 hingga 35 tahun berisiko mengalami gangguan pendengaran karena paparan suara keras yang berkepanjangan dan berlebihan, seperti musik yang didengar melalui perangkat audio pribadi.

“Untuk penggunaan headset, kita sudah tahu bahwa volumenya jangan terlalu besar. Setidaknya 60 persen dari volume yang ada sehingga kita bisa terjaga,”’ ujar Ketua PP PERHATI-KL, Prof. Dr. dr. Jenny Bashiruddin, Sp.THT-KL(K), dalam acara Temu Media World Hearing Day 2022, pada Selasa 1 Maret 2022.

Prof Jenny juga menambahkan, bahwa setiap satu jam kita harus istirahat. Itu merupakan hukum 60:60.

"Jadi 60 menit, 60 persen, itu yang harus dijaga. Karena kalau tidak, nanti kita terlalu lama mendengarkan suara yang terlalu keras,” ungkap Prof. Jenny.

Selain itu, beberapa cara yang bisa dilakukan agar telinga tetap sehat saat menggunakan headphone atau earbuds di antaranya:
 

1. Jaga suara pada 70dBA


National Institute Health (NIH) Amerika Serikat menjelaskan bahwa suara diukur dalam satuan yang disebut desibel. Menurut NIH, suara pada atau di bawah 70 dBA bahkan setelah paparan yang lama, tidak mungkin menyebabkan gangguan pendengaran. Namun, paparan suara yang lama atau berulang pada atau di atas 85 dBA dapat menyebabkan gangguan pendengaran.
 

2. Gunakan aplikasi pengukur level suara


Ada banyak aplikasi pengukur level suara gratis atau murah. Aplikasi tersebut membantumu menentukan seberapa bising lingkungan sekitarmu.

“Aplikasi pengukur suara smartphone akan membantu seseorang mempelajari apa yang keras dan apa yang tidak,” kata kata Dr Daniel Fink, ketua dewan Quiet Coalition.
 

3. Kenakan pelindung telinga


Menurut Mary L. Carson, Au.D, audiolog klinis berlisensi, ada banyak jenis pelindung pendengaran yang dirancang untuk melindungimu dari kebisingan di sekitar. Seperti penutup telinga, penyumbat busa, atau pelindung telinga lainnya.

"Bicaralah dengan profesional kesehatan pendengaran untuk mendapatkan bantuan menemukan perlindungan yang terbaik," terang Mary.
 

4. Ketahui gejala awal gangguan pendengaran


“Tanda-tanda pertama yang paling umum dari gangguan pendengaran adalah kesulitan mendengar di lingkungan yang bising dan merasa seperti sedang mendengar orang, tetapi tidak dapat memahami apa yang dikatakan,” jelas Mary.
 

5. Rutin mengecek ke dokter


Jika kamu berusia di atas 50 tahun atau terpapar kebisingan pada tingkat yang tidak aman, Mary merekomendasikan agar pendengaranmu diperiksa setiap tahun.

“Jika kamu melihat adanya perubahan pada pendengaranmu, atau suara berdenging yang semakin buruk di telinga, segera lakukan pemeriksaan,” tutupnya.
(FIR)