FITNESS & HEALTH

5 Penyebab Orang Sering Mengantuk Sepanjang Hari

Cindy
Kamis 25 November 2021 / 18:30
Jakarta: Apakah Anda sering menguap dan bertanya-tanya dalam hati kenapa Anda sering merasa lelah sepanjang hari? Jika iya, mungkin Anda mengalami excessive daytime sleepiness (EDS) atau kelelahan. 

Menurut Alodokter, tidur sama pentingnya dengan makan dan minum bagi tubuh kita. Kurang tidur atau sering mengantuk dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi saat bekerja atau beraktivitas. 

Gangguan tidur dan sering mengantuk sepanjang hari bisa berpotensi meningkatkan risiko seseorang terkena depresi dan gangguan kecemasan. Bahkan, dapat menyebabkan cedera saat bekerja maupun pemicu kecelakaan lalu lintas. 

Beberapa orang mungkin sering mengantuk akibat banyak sebab, misalnya tidur sedikit karena jadwal padat, sehabis makan, atau rotasi jam kerja yang mengharuskan tubuh melawan siklus tidur normal. Namun, bisa saja Anda memang mengalami gangguan tidur seperti insomnia dan sleep apnea (terganggungnya pernafasan ketika tidur). Berikut 5 penyebab seseorang bisa merasa ngantuk sepanjang hari:

1. Depresi

Salah satu gejala depresi adalah sering mengantuk. Orang yang mengalami depresi juga dapat merasa kurang energi, hilang semangat hidup, hilang minat dan ketertarikan dalam menjalani aktivitas yang sbeelumnya menjadi hobi. Orang yang terkena depresi juga kerap merasa cemas bahkan muncul ide bunuh diri. 

2. Narkolepsi

Salah satu penyebab mengantuk ialah narkolepsi. Pexels
Salah satu penyebab mengantuk ialah narkolepsi. Pexels.

Anda sering mengantuk berlebihan di siang hari? Bisa jadi ini merupakan gejala terkena narkolepsi. Narkolepsi ditandai dengan ketidakmampuan menahan rasa ingin tidur yang terjadi secara berlekanjutan di luar waktu tidur normal. 

Gejala narkolepsi misalnya otot tiba-tiba terasa lemas hingga terjatuh. Sementara, narkolepsi akut bisa ditandai dengan kelumpuhan saat tidur. Kondisi ini menyebabkan seseorang tidak bisa menggerakkan tubuh saat tidur atau ketika terbangun. Gejala lainnya, mimpi yang sangat jelas seolah-olah nyata atau halusinasi saat tidur atau baru bangun. 

Baca: Seberapa Efektif Hipnoterapi Bantu Gangguan Tidur Seperti Insomnia?

3. Parasomnia

Parasomnia merupakan perilaku yang tak normal yang dialami seseorang saat tidur. Beberapa perilaku parasomnia, seperti tidur sambil berjalan, tidur sambil berbicara, membenturkan kepala saat tidur, dan merasa ketakutan di malam hari. 

Parasomnia bisa membuat seseorang terbangun dari tidur dengan posisi duduk serta keadaan panik. Parahnya, bisa sampai melayangkan pukulan ke udara secara membabi-buta, atau berteriak-teriak. Gangguan ini juga dikaitkan dengan adanya peningkatan risiko terkena penyakit Parkinson. 

4. Sindrom kaki gelisah

Penyebab sering mengantuk lainnya yakni sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome (RLS). Sindrom ini merupakan gangguan yang menyebabkan seseorang mendapat dorongan tidak tertahankan untuk menggerakan kaki saat berbaring.

Seseorang yang mengidap sindrom ini cenderung akan merasakan sesuatu yang merayapi disertai rasa nyeri atau rasa sakit pada area kaki. Sindrom kaki gelisah membuat penderitanya mengalami tidur yang tidak nyenyak. Saat terbangun di pagi hari, tubuh akan terasa lemah dan kurang bersemangat. 

5. Konsumsi minuman alkohol

Kebiasaan minum alkohol juga dapat menyebabkan orang sering mengantuk. Dok MI
Kebiasaan minum alkohol juga dapat menyebabkan orang sering mengantuk. Dok MI.

Minum minuman beralkohol dalam kadar tertentu juga dapat membuat seseorang mengantuk. Kebiasaan minum minuman beralkohol dengan jangka panjang ternyata dapat mengacaukan pola tidur. 

Baca: Walau 15-30 Menit, Rasakan Manfaat Tidur Siangmu!

Kebiasaan ini juga membuat seseorang menjadi sering mengantuk karena kualitas dan jam tidurnya terganggu. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang sering mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang memiliki waktu tidur lebih singkat, kualitas tidur buruk, serta lebih cenderung terbangun di malam hari. 

Setelah mengetahui sejumlah penyebab Anda sering mengantuk sepanjang hari, maka ada baiknya menangani gangguan tidur tersebut. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter jika gangguan tidur yang dialami susah hilang meski sudah berusaha mengatasinya. 
 
(CIN)