FITNESS & HEALTH

Jenis-jenis Kelainan Tulang dan Cara Penanganannya

Raka Lestari
Kamis 21 Oktober 2021 / 06:14
Jakarta: Salah satu cara untuk mengatasi kelainan tulang adalah dengan melakukan koreksi. Cara yang bisa dilakukan untuk melakukan koreksi pada masalah tersebut adalah dengan limb lenghetening and reconstruction.

Limb lengthening and reconstruction adalah salah satu bidang ortopedi untuk melakukan pemanjangan alat gerak di lengan dan tungkai kaki pada beberapa keadaan. Misalnya tungkai kaki tidak sama panjang (leg length discrepancy) atau untuk menambah tinggi badan.

Menurut dr. Faisal Miraj, Sp.OT (K), Dokter Spesialis Bedah Ortopedi Konsultan Ortopedi Anak, Limb Lengthening and Reconstruction di RS Pondok Indah – Pondok Indah dan RSPI Bintaro Jaya, jenis-jenis kelainan tulang tersebut di antaranya:

- Kelainan pendeknya tungkai kaki, atau kelainan bentuk tungkai kaki dan lengan, disebabkan oleh kelainan bawaan seperti skeletal displasia, hemimelia, limb deficiency, hemihipertrophi, radial club hand, multiple hereditary exostoses, oliers disease, dan osteogenesis imperfecta.

- Bentuk tungkai khususnya jenis kaki X atau kaki O, biasanya terjadi karena adanya defisiensi zat gizi seperti defisiensi vitamin D atau rickets. Selain itu juga dapat disebabkan oleh gangguan hormonal, seperti hiperparatiroid.

- Kaki O jenis tibia vara disebabkan oleh blount disease.

- Bone defect, hilangnya sebagian segmen tulang karena infeksi, tumor, maupun patah tulang yang berat.

- Pseudoarthrosis, baik yang berasal dari bawaan sejak lahir atau setelah cedera yang menyebabkan patah tulang dan tulang menjadi sulit menyambung.

- Malunion fracture, yaitu kelainan bentuk tulang akibat penyambungan patah tulang yang tidak sesuai, sehingga berbentuk bengkok, memutar, ataupun menjadi lebih pendek.

- Sementara masalah yang paling sering dialami oleh pasien adalah leg length discrepancy atau kedua tungkai kaki yang tidak sama panjang. Kelainan ini biasanya disebabkan oleh cedera dan patah tulang yang sembuh ataupun tidak sembuh dan setelah itu menjadi pendek. Kelainan ini bisa juga disebabkan oleh kelainan bawaan.

- Penambahan tinggi badan (stature lengthening) dengan melakukan pemanjangan tulang tungkai bawah.

Tindakan limb lengthening and reconstruction memungkinkan pemanjangan tungkai, serta memperbaiki kelainan bentuk tulang baik pada anak, remaja, maupun dewasa.

“Tindakan ini juga dilakukan dengan metode invasif minimal sehingga masa pemulihan lebih singkat. Setelah tindakan dilakukan, bersamaan dengan program fisioterapi yang berkesinambungan diharapkan pasien dapat segera beraktivitas kembali dengan normal,” tutup dr. Faisal.
(FIR)