INTERIOR

Hati-hati Sebelum Membeli, Simak 6 Tips Miliki Rumah Primer

A. Firdaus
Selasa 25 Januari 2022 / 11:21
Jakarta: Saat membeli properti, penting bagi seorang kamu sebagai pembeli, mengetahui hal-hal dasar untuk memastikan properti yang dibeli aman dan sesuai dengan ekspektasi. Ahli Properti dan Pembiayaan Pinhome Vina Yenastri membagikan beberapa poin penting yang patut diperhatikan saat membeli properti dalam webinar Bahas Tuntas Property by Property Academy Pinhome.

Vina membagi tips untuk rumah primer (primary) di antaranya:
 

1. Pastikan lahan sudah milik developer


Kamu harus mengecek lahan yang dijual developer ini apa sudah milik developer. Terutama untuk properti inden, menjadi hal yang sangat penting.

Apabila lahan tersebut belum milik developer, biasanya memiliki risiko yang lebih tinggi. Namun, hal ini bukan berarti properti tersebut tidak boleh dibeli atau tidak bagus, tapi dari sisi risiko akan meningkat. Jadi akan lebih baik ketika seseorang ingin membeli properti, apalagi properti yang masih inden, tanah atau lahannya sudah milik developer.


2. Perhatikan advice plan atau IMB untuk proyek tersebut


Bagi kami calon pembeli properti, harus mengetahui adanya advice plan atau IMB untuk proyek properti tersebut. Seperti apa IMB atau plan-nya, dan kalau bisa, minta data mengenai hal ini.
 

3. Selalu cek cara developer berjualan


Cara developer berjualan juga merupakan suatu hal yang harus diperhatikan, apakah developer tersebut terlalu banyak memberi diskon atau terlalu banyak iming-iming harga. Sebenarnya hal tersebut bukanlah hal yang negatif, tetapi apabila terlalu banyak dan besar, hal ini juga harus diwaspadai.  
 

4. Selalu cek kredibilitas developer


Hal selanjutnya yang harus kamu perhatikan sebagai calon pembeli adalah kredibilitas developer, seperti siapa nama developernya, PT-nya apa, cek historical-nya apa saja, dan developer tersebut pernah menangani project di mana saja.
 

5. Bank yang bekerja sama


Perhatikan bank apa saja yang bekerja sama dengan developer tersebut. Semakin banyak dan terkenal banknya, semakin bagus.

Sebenarnya ada cara mengecek yang simple, yaitu kamu cukup dengan mencari tahu bank apa saja yang bekerjasama dengan developer ini. Kalau bank yang bekerjasama sudah cukup banyak dan bank terkenal, bisa dibilang developernya sudah lebih aman.

"Karena ketika developer ini bekerjasama dengan pihak bank, dia sudah melakukan MoU dan semua legalitasnya sudah dicek oleh pihak bank. Jadi bisa dibilang lebih aman ketika developer tersebut bekerjasama dengan beberapa bank besar," jelas Vina.
 

6. Baca baik-baik isi surat perjanjian


Apabila sudah deal dan memiliki surat pesanan atau di saat kamu akan memproses tanda tangan untuk dokumen apapun, bacalah baik-baik isi surat perjanjiannya. Jangan asal percaya dan terlalu tergesa-gesa membubuhkan tanda tanganmu.
(FIR)