WISATA

4 Pesan Utama Menparekraf dalam JPAT di 2021

Yatin Suleha
Senin 27 Desember 2021 / 19:47
Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) hari ini, Senin, 27 Desember 2021 mengadakan Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2021 yang dilakukan secara hybrid (daring serta luring) yang bertempat di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Dalam event JPAT Kemenparekraf 2021 tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memaparkan ada empat pesan utama dalam highlight di tahun depan.
 

1. Terus bergerak cepat


Menparekraf memaparkan bahwa Kemenparekraf akan terus bergerak cepat secara tegas menghadapi tantangan yang ada di depan mata.
 

2. Tantangan lapangan kerja


"Apa tantangan kita? Yaitu lapangan kerja. Banyak dari saudara-saudara kita yang kehilangan lapangan kerja. Kita harus kembangkan ide-ide baru membantu UMKM. Karena 90 persen lapangan kerja kita diciptakan oleh UMKM dengan perluasan peluangan ekonomi digital terutama bagi generasi muda yang bertransformasi menjadi pengusaha," papar Meparekraf Sandiaga.
 

3. Mendorong kebangkitan ekonomi


"Ketiga, kita akan terus mendorong kebangkitan ekonomi. Kami di gedung ini akan fokus bagaimana ekonomi ini menjadi prioritas kita dalam-alhamdulilah pengentasan covid-19 kita sudah mencapai tahap yang baik sekarang adalah bagaimana kita ikut berpartisipasi membangkitkan ekonomi kita melalui promosi pariwisata berkelas dunia, berkualitas dan berkelanjutan dalam lingkup ekonomi digital dan kreatif," ujar Menparekraf.
 

4. Memahami kebutuhan masyarakat


Pesan terkahir Sandiaga ditujukan untuk para staf Kemenparekraf. "Saya ingin memberikan pesan kepada jajaran saya untuk lebih memahami kebutuhan masyarakat. Apa kebutuhan masyarakat? Tata kembali program ekonomi kita yang berpihak," ungkap Sandiaga.

"Program Parekraf yang berkeadilan yang bisa menjangkau seperti Desa Wisata, Program Santri Digitalpreneur Indonesia," kata Sandiaga. Karena menurutnya, program-program (ini) yang betul-betul bersentuhan dengan apa yang dibutuhkan oleh rakyat saat ini.
(TIN)