FITNESS & HEALTH

Perubahan pada Kulit yang Terjadi Setiap Fase Menstruasi

Raka Lestari
Jumat 09 Juli 2021 / 18:53
Jakarta: Beberapa waktu belakangan ini, diketahui bahwa hormon memiliki efek yang cukup signifikan pada tubuh. Hormon bisa memengaruhi suasana hati, kesehatan mental seperti kecemasan dan tingkat stres, dan berbagai efek lainnya. Dan ternyata, perubahan hormon yang terjadi selama periode menstruasi dapat memiliki efek pada kulit.

“Faktanya, fluktuasi hormon yang teerjadi dalam proses mentruasi dapat menyebabkan perubahan pada lapisan dermis setiap harinya,” menurut dokter kulit bersertifikat Hadley King, MD.

"Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari, dan setiap hari ini memengaruhi kulit dengan cara yang berbeda," katanya.

Berikut ini adalah efeknya pada kulit:
 

Saat fase folikular: kulit kering


Fase pertama dari siklus menstruasi dikenal sebagai fase folikular. Menurut Dr Hadley, kadar hormon yang rendah selama periode ini menyebabkan kulit lebih kering daripada saat-saat lain dalam siklus menstruasi.

Untuk merawat kulit dengan baik selama waktu ini, Dokter kulit yang berbasis di New York City Joshua Zeichner, MD merekomendasikan untuk menggunakan pembersih yang menghidrasi dan pelembap.
 

Fase ovulasi: kenyal dan bercahaya


Saat keluar dari fase folikel dan memulai ovulasi, peningkatan progesteron merangsang peningkatan produksi sebum (minyak). Pada saat ini, produksi sebum yang meningkat secara perlahan dapat membuat kulit terlihat lebih glowing. Akan tetapi, itu bukan tanpa konsekuensi.

"Minyak yang dihasilkan kulit di pertengahan siklus inilah yang pada akhirnya menyebabkan jerawat bermunculan pada saat menstruasi," kata Dr Zeichner.
 

Fase luteal: berbagai masalah kulit bermunculan


Fase luteal dimulai setelah ovulasi sampai hari pertama menstruasi. Pada fase ini, peningkatan progesteron pada fase ovulasi merangsang peningkatan produksi sebum, dan tingkat testosteron relatif yang lebih tinggi juga merangsang lebih banyak produksi sebum.

"Hasilnya adalah kulit berminyak, pori-pori tersumbat, dan jerawat meradang," kata Dr Hadley.
 

Fase menstruasi: kulit tipis


Karena hormon berada di titik terendah pada titik, kulit mulai menjadi kering. Dan ketika tingkat kelembapan menurun drastis, produksi kolagen juga akan menurun yang akan menyebabkan kulit menjadi lebih tipis.

Pada saat ini, Dr Zeichner merekomendasikan untuk menggunakan pembersih yang mengandung asam hidroksi untuk menghilangkan minyak dari kulit dengan lebih baik.
(FIR)