BEAUTY

3 Manfaat Minyak Bunga Matahari untuk Kesehatan Kulit

Yuni Yuli Yanti
Jumat 23 Oktober 2020 / 09:56
Jakarta: Minyak bunga matahari adalah minyak yang diekstrak dari biji tanaman Helianthus annuus (bunga matahari). Minyak ini sering disebut-sebut sebagai minyak sehat, karena mengandung lemak tak jenuh yang dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Namun, bukan cuma itu. Minyak bunga matahari ternyata juga mengandung beberapa senyawa yang memiliki manfaat untuk kulit. Seperti, asam oleat, vitamin E, sesamol, asam linoleat, dan non-komedogenik. 

Melansir Healthline, minyak bunga matahari adalah minyak pembawa non-komedogenik yang memiliki daya serap tinggi, sehingga tidak akan menyumbat pori-pori. Produk ini tidak menyebabkan iritasi bagi kebanyakan orang, dan dapat digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit kering, normal, berminyak, dan rentan berjerawat.

Berikut manfaat minyak bunga matahari bagi kesehatan kulit, diantaranya: 

Antioksidan

Vitamin E merupakan antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari radikal bebas dan efek buruk dari sinar matahari, seperti penuaan dini dan kerutan. Menggunakan produk perawatan kulit yang diformulasikan dengan minyak bunga matahari merupakan cara yang baik untuk mendapatkan manfaat vitamin E untuk kulit.

(Minyak bunga matahari adalah minyak yang diekstrak dari biji tanaman Helianthus annuus  atau bunga matahari. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Pelindung kulit

Asam linoleat membantu menjaga pelindung alami kulit, mendukung kemampuannya untuk mempertahankan kelembapan. Ia juga memiliki efek anti-inflamasi bila digunakan secara topikal. Sehingga membuatnya bermanfaat untuk kulit kering dan untuk kondisi, seperti eksim.

Sebuah penelitian kecil dengan 19 sukarelawan, yang membandingkan manfaat minyak bunga matahari yang dioleskan secara topikal dengan minyak zaitun. Mereka menemukan bahwa minyak bunga matahari lebih efektif dalam meningkatkan hidrasi kulit dan menjaga integritas lapisan luar kulit.

Asam linoleat dalam minyak bunga matahari membuatnya efektif untuk melindungi kulit dari bakteri dan kuman. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2008 pada bayi prematur di Bangladesh menemukan bahwa aplikasi topikal minyak bunga matahari secara signifikan mengurangi kematian bayi yang disebabkan oleh infeksi yang didapat di rumah sakit, seperti sepsis.

Penyembuhan luka

Sebuah penelitian pada hewan kecil juga menemukan bahwa penggunaan minyak bunga matahari secara topikal bermanfaat untuk penyembuhan luka lebih cepat. Ini mungkin karena kandungan asam oleatnya yang dapat bermanfaat untuk perawatan luka.

Sebuah studi pada hewan yang dilakukan pada tahun 2004 menemukan bahwa minyak wijen dan komponennya, memiliki sifat chemopreventive pada tikus dengan kanker kulit. Tetapi juga menunjukkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan potensi penuh mereka.

(Minyak bunga matahari juga sangat cocok dipakai sebagai olesan saat massage atau pijat refleksi. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Bagaimana cara menggunakannya? 


Ada banyak cara untuk menggunakan minyak bunga matahari pada kulit. Termasuk aplikasi krim dan lotion yang mengandung minyak bunga matahari sebagai bahannya.

Sedangkan, jika dipakai untuk minyak pijat, kamu bisa melakukannya dengan cara: 

1. Tuangkan sedikit minyak bunga matahari langsung ke telapak tangan.

2. Pijat dengan lembut ke kulit sampai benar-benar terserap.

3. Jika, menggunakan minyak bunga matahari pada wajah, cobalah untuk tidak mengenai mata karena dapat menyebabkan penglihatan kabur untuk sementara.

4. Karena minyak bunga matahari adalah minyak pembawa, kamu dapat mencampurkan dengan sedikit minyak esensial apapun untuk menambah manfaat kulit atau untuk meningkatkan aroma.

Selamat mencoba!
(yyy)