KULINER

5 Cara Bikin Soto Betawi Rendah Kolesterol dan Kalori

Yatin Suleha
Jumat 04 Juni 2021 / 07:00
Jakarta: Semangkuk Soto Betawi hangat dengan nasi empuk memang lezat dan tentunya bisa menjadi pengganjal perut. Biasanya Soto Betawi ini disantap bersama sambal, acar dan juga emping.

Meskipun enak dan jadi favorit banyak orang, Soto Betawi mengandung kalori dan kolesterol yang cukup lumayan. Sebut saja misalnya terdapat jeroan sapi di dalamnya seperti babat, paru, usus hingga jantung.

Tapi, janga sedih ya. Ternyata ada kok cara bikin Soto Betawi yang rendah kolesterol dan kalori. Jadi menyantapnya juga tak perlu khawatir leher pegal-pegal lagi deh. Endeus memberikan tips untuk ENDEUSiast supaya soto lebih sehat dan tetap enak. 
 

1. Ganti daging yang digunakan


Daging yang biasa digunakan untuk membuat masakan berkuah seperti soto adalah daging sandung lamur. Daging bagian ini sering digunakan karena kandungan lemaknya yang cukup banyak sehingga kuah yang dihasilkan sangat gurih.

Tapi kalau ingin membuat Soto Betawi yang rendah kolesterol dan kalori sebaiknya ganti daging sandung lamur dengan daging sengkel. Daging ini memiliki sedikit lemak tetapi banyak uratnya.

Tak perlu khawatir dengan urat yang membuat daging jadi keras, toh untuk mendapatkan kaldu sapi yang kaya rasa, daging harus dimasak dalam waktu yang lama, kok. Dengan dimasak dengan waktu yang lama daging nantinya akan menjadi empuk dan enak dimakan.
 

2. Hindari menambah jeroan


Salah satu ciri khas Soto Betawi adalah tambahan jeroan. Padahal terlalu sering mengonsumsi jeroan berbahaya pada kesehatan karena tinggi kolesterol dan juga sedikit bau.

Jadi untuk membuat Soto Betawi yang lebih sehat, kamu bisa perbanyak daging supaya Soto Betawi tetap enak dan banyak isiannya.


soto betawi
(Dalam Nibble diterangkan istilah asal-usul Soto Betawi tak lepas dari pengaruh Tionghoa. Dan pertama kali digunakan pada sekitar tahun 1977 oleh orang asli Tionghoa, bernama Lie Boen Po. Warung Lie Boen Po berlokasi di Taman Hiburan Rakyat Lokasari atau Prisen park. Sayangnya toko ini tutup di tahun 1991. Foto: Dok. Instagram Lambe Kuliner Indonesia ID/@lambekuliner)
 

3. Jangan gunakan santan, tapi...


Ciri khas Soto Betawi adalah kuah sotonya yang terbuat dari santan. Santan yang digunakan bahkan santan kental hasil dari perasan pertama.

Untuk membuatnya jadi rendah kolesterol dan kalori, kamu bisa menggantinya dengan krim rendah lemak atau susu rendah lemak. Keduanya tetap memberi tekstur pekat pada kuah soto dan rasa yang creamy.

Bedanya, menggunakan susu dan krim rendah lemak tidak akan memberi kolesterol dan kalori. Tenang, sekarang susu dan krim rendah lemak sudah banyak dijual baik di supermarket hingga mini market, kok.
 

4. Cara mengangkat lemak pada Soto Betawi


Selain mengganti santan dengan susu dan krim rendah lemak, ada hal lain yang harus dilakukan untuk mengurangi kolesterol dan kalori pada soto Betawi, yakni mengangkat lemak.

Lemak biasanya datang dari rebusan daging. Menghilangkan lemak pada kaldu sapi tidak susah, kita siapkan saja batu es dan sendok sayur yang terbuat dari stainless steal.

Letakkan es ke dalam sendok sayur lalu taruh di atas permukaan kaldu sapi. Nantinya lemak akan mengumpul di sendok sayur. Lemak ini tinggal kita angkat dan buang saja, deh. 

Selain mengangkat dengan sendok sayur yang diberi es, kita bisa menunggu kaldu sapi sampai dingin, nantinya lemak akan mengumpul di permukaan. Lemak ini bisa langsung kita angkat dan buang saja.
 

5. Sajikan Soto Betawi dengan potongan tomat, jeruk nipis, dan acar


Tak hanya cara memasaknya saja yang dapat mengurangi kolesterol, cara menyajikannya juga berpengaruh, lho. Sebaiknya saat disajikan tambahkan potongan tomat di dalamnya. Tomat merupakan salah satu sayuran yang bisa menurunkan kolesterol.

Jangan lupa sajikan dengan perasan jeruk nipis juga karena selain menambah rasa segar, jeruk nipis juga memberi efek yang sama dengan tomat.

Terakhir, sajikan juga dengan acar wortel dan timun supaya makin sehat soto Betawi yang kita santap. Nah, sekarang enggak feeling guilty lagi kan makan Soto Betawi? Yuk, buat di rumah.



(TIN)