KULINER

Potensi Wisata Kuliner Indonesia dalam Memajukan Pariwisata

Raka Lestari
Jumat 04 Desember 2020 / 15:05
Jakarta: Selain terkenal akan keindahan alamnya, Indonesia juga terkenal akan wisata kulinernya yang sangat kaya. Dari Sabang sampai Merauke, tersedia beragam hidangan yang lezat dan eksotis yang mungkin tidak bisa ditemukan di tempat lain. Akan tetapi, pengelolaan kuliner-kuliner di Indonesia ini masih perlu ditingkatkan.

“Misalnya adalah nasi goreng, di semua negara juga ada. Ada menu-menu lain kaya rendang, makanan khas Bali, ada banyak variannya. Indonesia pilihan kulinernya sangat banyak dan setiap daerah ada keunikannya masing-masing,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, dalam acara News Maker, pada Kamis, 3 Desember 2020.

Menurutnya, kuliner itu menjadi vehicle yang paling efektif untuk mempromosikan pariwisata. Pemerintah Thailand misalnya, sejak tahun 80-an mereka itu sudah aktif membangun resto-resto khas Thailand di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negaraa lainnya pasti ada resto Thailand.

“Selain itu juga mereka kompak, tidak cuma menu tetapi suasana resto, sampai aromanya, itu sama semua. Sehingga awareness dan branding mereka sangat kuat. Vietnam juga seperti itu. Restoran Vietnam ada di mana-mana. Itulah upaya yang sedang kita promosikan,” ujar Wishnutama.

Lebih lanjut, Wishnutama juga menambahkan, bahwa banyak makanan Indonesia yang tidak kalah enak. Tetapi yang menjadi pertanyaan Wishnutama, apa penyebab kuliner Indonesia tertinggal dari negara-negara lain.

"Untuk itu kita harus membuka pemikiran kita, jangan puas di situ saja. Itu yang harus dipahami untuk kemajuan pariwisata yang komprehensif,” kata Wishnutama.

"Semua negara memang ada kelebihan dan kekurangan, ada strategi masing-masingnya juga. Dan ini kita sedang mencoba review apa saja yang bisa menjadi potensi. Wisata kuliner itu kekuatan Indonesia. Dan saya sudah berbicara dengan para pelaku usaha kuliner, untuk bisa membuka usahanya di luar negeri. Tentunya kita akan dukung dan bantu agar bisa membuka restonya di luar negeri,” tutup Wishnutama.
(FIR)