KULINER

Ini 5 Minuman Hangat Tradisional, Cocok Temani Anda Saat Hujan

Cindy
Selasa 14 September 2021 / 15:04
Jakarta: Sebagian wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan sejak awal September. Hujan deras pun mengguyur wilayah Jakarta hari ini, 14 September 2021. 

Suasana ini kerap membuat orang enggan keluar dan memilih menghabiskan waktu di rumah. Anda bisa menikmati minuman hangat sembari menikmati aroma hujan yang khas, loh. 

Ada beberapa minuman tradisional yang mampu membuat suhu tubuh menjadi lebih hangat. Minuman tradisional ini bisa menghangatkan tubuh di cuaca dingin, agar tubuh bisa melawan penyakit pergantian musim seperti pilek, flu, dan demam. 

Minuman tradisional identik dengan penggunaan berbagai macam rempah-rempah. Misalnya, jahe, kunyit, kayu manis, cengkeh, kapulaga, serai, dan rempah lainnya. Bahan-bahan ini dikenal memiliki banyak manfaat bagi tubuh. 

Baca: Resep Tahu Kipas, Cocok Dinikmati saat Suasana Sejuk

Simak resep lima minuman hangat tradisional yang bisa Anda buat sendiri di rumah dan cocok saat musim hujan, dikutip dari berbagai sumber:

1. Wedang jahe

Bahan: 
- 1 rimpang jahe (100 gram)
- 1 batang serai
- 1 lembar daun pandan
- 1 liter air
- 80 gram gula merah
- 1 sendok makan (sdm) gula pasir

Cara membuat:
- Masukkan air ke dalam wadah lalu panaskan dengan api sedang
- Masukkan jahe, serai, dan daun pandan ke dalam air mendidih. Tutup panci, kecilkan api dan rebus hingga airnya menyusut
- Tambahkan gula merah dan gula pasir
- Rebus kembali hingga mendidih. Angkat dari api dan saring hingga jernih
- Tuang ke gelas, sajikan, dan nikmati selagi hangat.

2. Bandrek

Bahan: 
- 1 liter air
- 4 sdm gula kelapa, disisir halus
- 6 cm jahe, dibakar, dikupas, dan memarkan
- 5 cm kayu manis
- 5 butir cengkeh
- 2 lembar daun pandan
- 1/2 sdm garam

Cara membuat: 
- Masukkan air ke dalam wadah, tunggu hingga mendidih
- Masukkan jahe, kayu manis, cengkeh, daun pandan, gula kelapa, dan garam ke dalam air. Tunggu hingga air mendidih dan beraroma harum
- Setelah itu angkat dan saring sebelum disajikan
- Bandrek hangat siap untuk dinikmati.

3. Bir pletok

Bahan: 
- 2 liter air
- 250 gram jahe, memarkan
- 5 butir cengkeh
- 5 cm kayu manis
- 3 biji kapulaga
- 4 batang serai, memarkan
- 25 gram kayu secang
- 1/2 biji pala
- 5 lembar daun jeruk
- 500 gram gula pasir

Cara membuat:
- Masukkan air, jahe, cengkeh, kayu manis, kapulaga, serai, biji pala, daun jeruk, dan gula pasir ke dalam wadah. Rebus sampai mendidih
- Masukkan kayu secang, rebus sebentar
- Matikkan api, bir pletok siap disajikan selagi hangat. 

Baca: Manfaat Menikmati Camilan Legendaris, Bikin Suasana Keluarga kian Harmonis

4. Sekoteng

Bahan:
- 1 liter air
- 100 gram jahe, diiris
- 2 sdm gula pasir
- 2 lembar roti tawar potong dadu
- 5 sdm kacang tanah, sangrai
- 5 sdm mutiara sagu
- 5 sdm kolang kaling
- 3 sdm kacang hijau yang sudah direbus
- Susu kental manis secukupnya

Cara membuat: 
- Rebus air, jahe, dan gula pasir hingga mendidih. Matikan api
- Siapkan mangkuk, saring air jahe ke dalam mangkuk. Tambahkan susu kental manis sesuai selera
- Masukkan sebuah bahan pelengkap seperti roti, kacang tanah, mutiara, kolang kaling, dan kacang hijau ke dalam mangkuk
- Sekoteng siap untuk disantap. 

5. Wedang kacang

Bahan: 
- 150 gram kacang tanah kupas
- 2,5 liter air
- 1 saset santan instan 65 ml
- 1/2 sdt garam
- 100 gram gula pasir
- 1 lembar pandan, dipotong

Cara membuat:
- Cuci bersih kacang sampai air rendamannya bening
- Rebus kacang dalam panci dengan 2,5 liter air. Rebus sampai empuk
- Masukkan garam, gula, dan pandan ke dalam rebusan kacang. Masak sampai mendidih
- Masukkan santan instan dan aduk sambil direbus
- Setelah mendidih, koreksi rasa, dan matikan api
- Wedang kacang siap disajikan selagi hangat.
(CIN)