KULINER

Terlarut dalam Kenikmatan Ayam Goreng tanpa Tulang dengan Varian Saus dan Sambal

A. Firdaus
Sabtu 27 Februari 2021 / 16:45
Jakarta: Mungkin kamu jenuh menikmati ayam goreng dengan saus yang begitu saja. Kini, sudah saatnya kamu move on untuk mencoba ayam goreng tanpa tulang, plus varian saus hasil terobosan dari Kopi Kenangan. Loh kok Kopi Kenangan?

Ya, peritel minuman grab-and-go itu kini meluncurkan brand makanan bernama Chigo. Chigo memiliki dua makna, yaitu ‘Chicken on the Go’ dan juga Chi yang berarti ‘tujuh’ dan Go yang berarti ‘lima’ dalam bahasa Hokkien, melambangkan 7 variasi saus dan 5 variasi sambal yang ditawarkan sebagai pendamping ayam goreng Chigo.

Para pencinta ayam goreng ini bisa menikmati paha ayam goreng tanpa tulang dengan variasi rasa yang beragam selera. Di antaranya, armigiano yang menggunakan keju parmesan Parmigiano-Reggiano khas Italia. Ada juga rasa khas bumbu cajun Amerika yang sedikit pedas dan gurih dalam saus Louisiana Cajun.

Jika kamu pencinta yang berbau Korea, kamu bisa mencoba Korean Samyang yang menggunakan bumbu Samyang dari Negeri Ginseng, rasa saus gurih dan manis madu dalam Asian Honey Soy, dan juga berbagai pilihan sambal sebagai pendamping. Termasuk sambal khas Manado yang disajikan dengan ikan roa dan sambal kecombrang yang gurih.

Sementara itu bagian paha ayam tanpa tulang juga dengan sengaja dipilih Chigo sebagai menu andalannya. Sajian ini guna tetap memberikan sensasi empuk dan lembut di setiap gigitan.

"Kami sengaja menyajikan beragam varian karena kami tahu setiap orang memiliki citarasa berbeda-beda, oleh karena itu kami ingin memastikan Chigo tersedia dalam banyak varian yang dapat dinikmati semua orang," ujar James Prananto, CBO dan Co-Founder Kopi Kenangan.
 

Tren kombinasi unik


Dengan hadirnya brand makanan, Kopi Kenangan ingin terus berkembang dengan mengambil langkah baru yang berbeda dan membawa tren-tren baru untuk para pencinta makanan atau foodies.


Kombinasi unik yang memadukan makanan dan minuman menjadi tren saat ini. (Foto: Kopi Kenangan)

Chigo didirikan oleh para pendiri Kopi Kenangan, yang juga terinspirasi oleh beberapa fenomena kombinasi makanan dan minuman yang tidak biasa. Namun menjadi favorit para foodies, seperti halnya kentang goreng dengan es krim atau mie instan dengan susu. Fenomena ini mendorong para pendiri untuk meluncurkan kombinasi unik Kopi Kenangan dan ayam goreng.

“Kami ingin mengambil tantangan untuk membuktikan bahwa, meski kopi dan ayam goreng tampak seperti kombinasi yang ganjil, kedua hal ini dapat membuatmu ketagihan,” ujar James.

“Kombinasi kopi dan pizza biasa ditemukan di Amerika, begitu pula kombinasi ayam goreng dengan bir (Chimaek) yang terdapat di Korea Selatan. Hal ini menjadi inspirasi kami untuk menemukan kombinasi makanan dan minuman unik yang sesuai dengan lidah Indonesia,” lanjut James.
(FIR)