KULINER

Mal Ciputra Hadirkan 60 Kuliner Legendaris di Kampoeng Legenda

A. Firdaus
Kamis 28 Oktober 2021 / 15:34
Jakarta: Mal Ciputra kembali mengadakan Kampoeng Legenda. Sebuah event di mana para pencinta kuliner bisa bernostalgia menikmati kuliner nusantara yang telah melegenda.

Gelaran Kampoeng Legenda yang ketujuh kalinya bertempat di area Center Court dan lantai lower ground. Kampoeng Legenda hadir sejak Kamis 27 Oktober 2021 hingga Minggu 7 November 2021.

"Bukan hal yang mudah untuk menghadirkan para pelaku kulier legendaris dan otentik dalam sebuah event, terutama di masa pandemi seperti ini. Tapi dengan komitmen ingin menghadirkan event kuliner berbeda dengan yang lain," ujar Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra Jakarta.

Yang spesial pada edisi kali ini adalah, Mal Ciputra menggelarnya pada masa pandemi. Jadi ajang ini bukan hanya demi mewujudkan para pencinta kuliner bernostalgia, melainkan juga membangkitkan pelaku kuliner legendaris yang terkena dampak pandemi.

"Harapan kami melalui Kampoeng Legenda, bisa memberikan peluang bagi para pelaku UMKM kuliner nusantara agar bisa bangkit kembali, sehingga bisa menggerakan roda perekonomian yang terdampak karena pandemi," sambung Ferry.


Ferry Irianto, General Manager Mal Ciputra Jakarta. (Foto: A. Firdaus)

Seperti event-event sebelumnya, Mal Ciputra menggandeng JIISCOMM untuk menghadirkan 60 kuliner legendaris ke Jakarta yang langsung datang dari daerah asal mereka masing-masing.

"Dengan tagline #LidahMerdeka, kami ingin mengajak para pengunjung dan seluruh masyarakat untuk memerdekakan lidahnya dengan menikmati kuliner pilihan di Kampoeng Legenda," ujar Ferry.


Kupat Tahu Gempol sudah ada di Bandung sejak 1965. (Foto: A. Firdaus/Medcom.id)

Kampoeng Legenda mendatangkan para pelaku kuliner yang beberapa di antaranya adalah, Toko Oen dari Semarang (sejak 1936), Kupat Tahu Gempol dari Bandung (sejak 1965), Bebek Sinjay Asli Bangkalan Madura (sejak 2000), Nasi Liwet Wongso Lemu dari Solo (sejak 1965), Sate Babi Bawah Pohon dari Bali (sejak 2000), Nasi Krawu Bu Tiban dari Gresik (sejak 1964), hingga Kopi Es Tak Kie yang sudah ada sejak 1927, serta masih banyak yang menarik lainnya.

"Sebagai bentuk memberikan kenyamanan dan keamanan para pengunjung saat menikmati kuliner, kami akan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat," ujar Ferry.

Nantinya pengunjung sudah harus scan QR Code PeduliLindungi yang berada di pintu masuk, penggunaan masker, hand sanitizer, jaga jarak antrian, pembatasan penempatan kursi makan, pembatasan durasi makan maksimal 60 menit, memasang pembatas transparan di meja makan dan pembayaran cashless.


Hand Sanitizer menjadi fasilitas yang diwajibkan ada di Kampoeng Legenda (Foto: A. Firdaus/Medcom.id)

Mal Ciputra memiliki pelayanan Early Bird khusus untuk member CL Club Gold dan Black. Di mana bisa membeli voucher lebih hemat seharga Rp80 ribu untuk mendapatkan saldo Rp100 ribu di aplikasi CL Club Mal Ciputra Jakarta, mulai dari 20 hingga 26 Oktober 2021.

Bagi kamu yang masih khawatir untuk datang ke Mal Ciputra secara langsung atau mager, pihak penyelenggara juga mengadopsi pemesanan berbasis online. Kamu bisa memesannya via Grabfood.

"Pengunjung yang tidak bisa ke Mal Ciputra Jakarta pun tidak perlu cemas karena bisa memesan secara online. Jadi, begitu banyak kemudahan untuk menikmati kuliner Kampoeng Legenda," pungkas Ferry.
(FIR)