KULINER

Ini Tips agar Makan Daging yang Bersantan tidak Bikin Kolesterolmu Naik

Raka Lestari
Kamis 22 Juli 2021 / 10:31
Jakarta: Momen Iduladha identik dengan berbagai hidangan yang berasal dari daging. Banyak orang yang berusaha menghindarinya, dengan alasan agar tidak mengalami kenaikan kolesterol. Akan tetapi, apakah memang mengonsumsi daging saat Iduladha bisa menyebabkan.

“Tidak benar bahwa kolesterol itu dipicu langsung dari apa yang kita makan pada hari ini. Jadi dari laman Harvard juga bisa kita baca bahwa 80 persen kolesterol manusia itu liver kalian sendiri yang bikin, hati sendiri yang bikin,” ujar dr. Tan Shot Yen, seorang ahli gizi.

Menurut dr. Tan, kolesterol itu hanya 20 persen yang berasal dari makanan. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa santan yang biasanya dijadikan bahan untuk membuat hidangan pada saat lebaran, dianggap meningkatkan kolesterol dalam tubuh.

“Bahwa sebenarnya kelapa, atau semua tumbuh-tumbuhan lah termasuk durian itu zero kolesterol. Jadi tidak mengandung kolesterol, yang mengandung kolesterol itu adalah hewan kaki empat, hewan pada umumnya,” kata dr. Tan.

Sejatinya, santan mempunyai lemak jenuh. Untuk itu jika memasak menggunakan santan, sebaiknya tidak dihangatkan berulang kali. Kuncinya, kalau mendapat hewan kurban atau membeli daging, usahakan sesuai dengan porsi yang ingin dimasak pada hari itu.

“Jadi misalnya kalau dapat hewan kurban 2 kilo, jangan langsung dimasak semua lalu dihangatkan berkali-kali. Alangkah baiknya kita punya rencana sebelum jadi bencana. Misalnya dibagi dulu nih, kambingnya atau sapinya mau dimasak berapa kali masakan. Satu dibikin tongseng, satu dibikin kuah kari, atau gulai. Bikinlah rencana, itu penting banget,” tutur dr. Tan.

Lalu, apakah ada jumlah maksimal yang bisa dikonsumsi jika ingin mengonsumsi daging? Sebetulnya kalau dalam satu hari berturut-turut kita cuma makan daging, tidak apa-apa sebagai protein. Tetapi untuk menghindari makan berlebihan, maka piring itu harus betul-betul isinya bagus.

“Separuh ada sayur dan buah, separuhnya lagi ada protein dengan makanan pokok. Dan sekali lagi, jangan selalu menghangatkan makanan. Rencana itu memang penting banget,” tutup dr. Tan.
(FIR)