KULINER

Risiko yang Kamu Alami jika Makan Kulit Kuaci

Kumara Anggita
Jumat 05 Maret 2021 / 15:04
Jakarta: Memakan kuaci itu agak ribet, karena harus mengupas kulitnya sebelum kamu makan. Akan tetapi, keribetan tersebut seakan hilang, jika kita mengunyah dagingnya, walau kecil.

Memang, ada beberapa orang yang memakan sekalian kulitnya, karena rasanya yang gurih. Padahal, mengonsumsi kulit kuaci bisa menimbulkan beberapa masalah untuk kesehatan tubuhmu.

Dikutip dari Healthline, kulit kuaci kaya akan serat yang disebut lignin dan selulosa. Dua serat ini tidak dapat dicerna oleh tubuhmu.

Risiko kesehatan dari memakan kulit kuaci sebenarnya tidak terlalu berbahaya jika kamu tidak sengaja menelan potongan kecil. Namun jika kamu makan dalam jumlah banyak, kulitnya bisa menyebabkan penyumbatan di saluran ususmu, yang bisa berbahaya.

Sumber menunjukkan bahwa kulit biji kuaci dari semua jenis tanaman yang dapat dimakan dapat terkumpul di usus kecil atau besar kamu dan membentuk massa, juga disebut bezoar. Bisa-bisa menyebabkan sembelit, sakit usus, dan dalam beberapa kasus, impaksi usus.

Usus yang terkena benturan berarti banyak feses tersangkut di usus besar atau rektum. Terasa menyakitkan dan, dalam beberapa kasus, menyebabkan wasir atau kerusakan yang lebih serius, seperti robekan di usus besar kamu.

Seringkali, bezoar harus dilepas saat kamu berada di bawah pengaruh bius total. Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan.

Hal lain yang perlu diketahui adalah kulit kuaci biji bunga matahari mungkin juga memiliki ujung yang tajam, yang dapat mengikis tenggorokan jika kamu menelannya. Jadi, sebisa mungkin kamu kupas dulu ya sebelum dimakan!
(FIR)