FITNESS & HEALTH

3 Tips Aman Bumil Kontrol Kandungan di Masa Pandemi

Raka Lestari
Senin 30 November 2020 / 13:26
Jakarta: Pada masa pandemi covid-19 seperti sekarang, berada di dalam rumah merupakan salah satu cara untuk mencegah tertular infeksi covid-19.

Akan tetapi, ibu hamil yang harus melakukan kontrol kandungan secara rutin mungkin saja mengalami kekhawatiran tertular covid-19 ketika sedang melakukan kontrol kandungan.

“Jadi memang pada prinsipnya semua orang harus melindungi diri dari infeksi covid-19 ini. Apalagi pada ibu hamil yang sedang membawa bayi, untuk masalah pemeriksaan kehamilan tetap disarankan,” ujar dr. Kathleen Juanita Gunawan, Sp.OG, dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RS Siloam Kebon Jeruk.

Ia juga menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemeriksaan kehamilan di masa pandemi seperti berikut ini:
 

1. Faktor risiko 


Menurut dr. Kathleen, pada ibu hamil berisiko rendah setidaknya harus melakukan 6 kali pemeriksaan kehamilan. “Satu kali pada usia kandungan 0 – 14 minggu atau usia di bawah tiga bulan. Dua kali pada trimester kedua, yaitu sekitar usia hamil 3 – 7 bulan. Dan 3 kali pada usia kehamilan diatas 7 bulan sampai dengan melahirkan,” tutur dr. Kathleen.
 

2. Kehamilan berisiko tinggi 


“Kalau kehamilan berisiko tinggi, misalnya ada riwayat penyakit bawaan seperti diabetes, hipertensi, asma, atau memang ada riwayat kehamilan yang berisiko pada kehamilan sebelumnya seperti meninggal di dalam perut atau prematur maka harus melakukan pemeriksaan lebih sering,” ujar dr. Kathleen. 

Menurutnya, jangan sampai karena covid-19 menjadi takut memeriksakan kehamilan sehingga tidak memeriksakan perkembangan kehamilan karena hal itu akan berbahaya terutama pada trimester tiga menjelang persalinan.
 

3. Persiapan sebelum pemeriksaan 


“Hal yang peru dilakukan sebelum pemeriksaan adalah sebisa mungkin tetap di rumah kecuali terpaksa pergi. Salah satunya adalah pemeriksaan kehamilan dan tetap harus menggunakan masker atau bisa dengan tambahan face shield. Namun yang paling utama adalah masker,” ujar dr. Kathleen. 

Selain itu, menurut dr. Kathleen ketika sedang berada di luar rumah usahakan jaga jarak dengan orang lain. “Begitu sampai rumah, baju yang habis dipakau dicuci semua dan mandi,” tutup dr. Kathleen.
(TIN)