FITNESS & HEALTH

Efektifitas Vaksin Covid-19 Sebesar 50 Persen Masih Dapat Diterima

Sandra Odilifia
Selasa 20 Oktober 2020 / 15:45
Jakarta: Upaya para ilmuwan untuk menciptakan vaksin yang sangat efektif, atau memberikan perlindungan 98 persen atau lebih dari virus korona, kemungkinannya kecil. Para ilmuan berharap vaskin virus korona setidaknya dapat efektif 75 persen, tetapi 50 atau 60 persen masih dapat diterima.

Melansir CNBC, Penasihat Gedung Putih untuk virus korona, Dr Anthony Fauci, mengatakan peluang untuk bisa efektif menjadi 98 persen tidaklah besar, maka perlu dilakukan langkah-langkah dalam pendekatan kesehatan masyarakat untuk mengontrol pandemi.

“Kamu harus menganggap vaksin sebagai alat untuk membuat pandemi tidak lagi menjadi pandemi, tetapi menjadi sesuatu yang terkontrol dengan baik,” kata Dr Anthony Fauci yang juga merupakan direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, dalam webinar dengan Brown University School.

Badan Pengawas Obat dan Makanan mengatakan akan mengesahkan vaksin virus korona selama aman dan setidaknya 50 persen efektif.

Pada bulan lalu, Dr Stephen Hahn, komisaris FDA, mengatakan bahwa vaksin yang akhirnya mendapatkan otorisasi akan terbukti lebih dari 50 persen efektif, tetapi mungkin saja AS bisa mendapatkan vaksin yang rata-rata mengurangi risiko seseorang terkena infeksi covid-19 hanya sebesar 50 persen.

“Kami benar-benar merasa yakin bahwa itu harus menjadi dasar dan diperebutkan di antara kelompok medis,” kata Hahn.

“Tetapi sebagian besar, saya pikir, para ahli penyakit menular telah sepakat bahwa efektifitas 50 persen adalah dasar yang masuk akal, tentu saja berharap bahwa keefektifan sebenarnya akan lebih tinggi.”

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, vaksin yang 50 persen efektif kira-kira setara dengan vaksin influenza, tetapi di bawah efektivitas satu dosis vaksinasi campak, yang sekitar 93 persen efektif.


vaksin covid-19
(Penasihat Gedung Putih untuk virus korona Dr Anthony Fauci menegaskan bahwa virus korona mungkin tidak akan pernah bisa dihilangkan, tetapi para pemimpin dunia harus bekerja sama untuk menurunkan virus ke tingkat yang rendah. Foto: Pexels.com)
 

Harapan pada vaksin 


Pejabat kesehatan masyarakat AS dan para ilmuwan juga berharap untuk mengetahui apakah setidaknya satu dari banyak vaksin covid-19 potensial yang dikembangkan di seluruh dunia saat ini aman dan efektif pada akhir Desember atau awal tahun depan, meskipun tidak pernah ada jaminan.

Perusahaan obat Pfizer dan Moderna sama-sama memulai uji coba tahap akhir untuk vaksin potensial mereka minggu lalu, dan keduanya mengharapkan untuk mendaftarkan sekitar 30.000 peserta uji coba.

Sebelumnya, Fauci mengatakan kekhawatiran tentang "daya tahan" vaksin virus korona. Ia juga mengatakan jika covid-19 bertindak seperti virus korona lainnya, maka kemungkinan vaksin itu tidak memberikan perlindungan jangka panjang.

Pejabat kesehatan mengatakan tidak ada cara untuk kembali ke "normal" sampai ada vaksin. Komentar Fauci datang sehari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan tentang pengembangan vaksin. 

WHO menegaskan kembali bahwa mungkin tidak akan pernah ada "peluru perak" yang berarti obat pamungkas untuk virus tersebut, yang terus menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

WHO juga mengatakan uji coba fase tiga yang sedang berlangsung tidak selalu berarti bahwa vaksin hampir siap untuk disebarkan ke publik.

"Fase tiga tidak berarti hampir sampai," kata Mike Ryan, direktur eksekutif program kesehatan darurat WHO, dalam diskusi panel virtual dengan pembawa acara "NBC Nightly News" Lester Holt yang diselenggarakan oleh Aspen Security Forum.

“Tahap tiga berarti ini adalah pertama kalinya vaksin ini dimasukkan ke dalam populasi umum menjadi individu yang sehat untuk melihat apakah vaksin akan melindungi mereka dari infeksi alami.”

Meskipun ada harapan, para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman dan efektif, tidak pernah ada jaminan, kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Kami tidak bisa mengatakan kami memiliki vaksin. Kami mungkin punya atau mungkin tidak,” katanya.

Fauci menegaskan kembali bahwa dia "sangat optimis" para ilmuwan akan menemukan vaksin yang aman dan efektif. Dia juga menegaskan bahwa virus korona mungkin tidak akan pernah bisa dihilangkan, tetapi para pemimpin dunia dapat bekerja sama untuk menurunkan virus ke "tingkat rendah".

Beberapa komentar Fauci bertentangan dengan Presiden Donald Trump, yang berulang kali mengatakan virus akan "menghilang".

Trump, yang mengupayakan terpilih kembali sebagai presiden, mengatakan bahwa ada kemungkinan Amerika Serikat dapat memiliki vaksin yang aman dan efektif untuk virus korona sebelum pemilihan presiden pada tiga November mendatang.
(TIN)