FAMILY

6 Red Flags pada Si Kecil yang Harus Dikonsultasikan

Yatin Suleha
Senin 23 November 2020 / 18:57
Jakarta: Setiap orang tua pastinya menginginkan semua yang terbaik bagi kecil. Ada kalanya juga orang tua membandingkan kemampuan si kecil dengan teman sebayanya.

Misalnya mengapa si kecil belum bisa merangkak atau berjalan sedangkan teman seusianya yang lain sudah bisa.

Menurut dr. Caessar Pronocitro, SpA dari RS Pondok Indah Bintaro Jaya, jangan terburu-buru khawatir dulu karena ternyata setiap anak memang memiliki waktu yang berbeda-beda untuk menguasai kemampuan tertentu.

Dalam laman media sosialnya @caessar_p, tentunya, variasi kemampuan bayi juga ada batasnya. Beberapa keterlambatan yang termasuk dalam red flags dapat menjadi penanda untuk segera memeriksakan si kecil. 

Berikut ini enam red flags atau tanda peringatan anak yang bisa diketahui oleh orang tua untuk segera dikonsultasikan pada dokter spesialis anak.
 

1. Usia 0-3 bulan:


Berguling sebelum usia tiga bulan
Belum mengangkat kepala saat tengkurap pada usia tiga bulan
 

2. Usia 3-6 bulan:


Belum mempertemukan tangan di tengah pada usia empat bulan
Belum meraih dan memegang benda pada usia lima bulan


anak
(Jika ada tanda dari enam red flag tersebut, konsultasikan pada dokter anak. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)
 

3. Usia 6-12 bulan:

Belum duduk tegak pada usia 10-12 bulan
Belum berdiri sendiri pada usia 12 bulan
 

4. Usia 1-2 tahun:


Belum menjimpit benda pada usia 12-15 bulan
Belum berjalan sendiri pada usia 18 bulan
 

5. Usia 3-5 tahun:


Sering terjatuh, belum naik turun tangga pada usia tiga tahun
Belum menggambar kotak atau silang pada usia lima tahun
 

6. usia 6-12 tahun:


Belum melompat dengan satu kaki
Belum dapat menulis namanya sendiri

"Masing-masing anak adalah unik dan dapat memiliki waktu yang berbeda dalam mencapai suatu milestone. Misalnya seorang anak bisa berjalan sejak 8 bulan, sementara lainnya di 15 bulan, dan keduanya masih termasuk normal," tulis dr. Caessar.

Ia melanjutkan bahwa jangan membandingkan anak dengan anak lain. Untuk mengetahui apakah perkembangannya normal ia menyarankan menggunakan standar yang terukur atau berkonsultasi dengan dokter anak.
(TIN)