INTERIOR

3 Kesalahan Saat Merawat Tanaman Hias

Timi Trieska Dara
Minggu 19 September 2021 / 18:00
Jakarta: Saat perubahan cuaca melanda, tanaman hias juga memerlukan beberapa penyesuaian perawatan. Banyak yang mengira, tanaman harus terus menerus disiram. Ternyata cara itu tidak selalu tepat juga.
 

Kesalahan terbesar perawatan tanaman


Menurut ahli kebun dari Blooscape Lindsay Pangborn, kesalahan terbesar dalam merawat tanaman adalah orang-orang terus menerus menyirami tanaman sebanyak yang mereka lakukan di musim panas atau kemarau.

"Umumnya, tanaman dalam ruangan tidak membutuhkan air sebanyak yang dipikirkan kebanyakan orang, terutama di musim gugur dan musim dingin ketika hari-hari semakin pendek dan pertumbuhan melambat," kata Lindsay Pangborn.

Lindsay mengatakan, apabila tanaman terus menerus disiram (overwater) di musim hujan, akarnya membusuk karena akar tidak bisa mendapatkan cukup oksigen.

Untuk mengetahui kapan tanamanmu benar-benar membutuhkan air, Lindsay merekomendasikan tes sentuh. Cukup dorong jarimu ke dalam tanah sekitar satu hingga tiga inci, dan jika kamu merasakan kelembapan, tidak perlu menyiramnya. 

Jika kering, siram sampai mengalir bebas dari lubang drainase, pastikan tidak ada genangan air berlebih di pot.


tanaman
(Mungkin kamu sayang dengan tanamanmu, tapi menyiraminya dengan berlebihan tak baik. Gunakan tes sentuh tanah. Cukup dorong jarimu ke dalam tanah sekitar satu hingga tiga inci, dan jika kamu merasakan kelembapan, tidak perlu menyiramnya. Foto: Ilustrasi/Pexels.com) 
 

Tips merawat tanaman hias dalam ruangan di musim hujan:

 

1. Bawa tanaman kembali ke ruangan


Pastikan kamu sudah membawa tanaman ke dalam ruangan sebelum suhu malam turun. "Buang daun, batang, dan puing-puing yang mungkin menempel di antara batang atau di permukaan tanah," saran dia. 

Ini juga saat yang tepat memeriksa tanaman dari hama. Jika ada hama, bersihkan dengan insektisida atau semprotan minyak nimba (neem).
 

2. Pertahankan kelembapan yang tepat


"Sebagian besar tanaman dedaunan dalam ruangan adalah tropis dan menyukai kelembapan," catat Lindsay Pangborn.

Pastikan tanamanmu mendapat kelembapan yang cukup. Jika perlu siapkan penyiram gerimis tanaman dan lakukan secara berkala.

Kamu juga dapat menggunakan nampan kerikil dan air untuk meletakkan tanamanmu. Cukup tambahkan air secukupnya ke nampan dengan lapisan kerikil agar kerikil tidak terendam seluruhnya, dan letakkan penanam di atasnya. 

"Saat air menguap dari nampan, itu meningkatkan kelembapan udara di sekitar tanaman, dan kerikil menahan tanaman di atas air sehingga akarnya tidak selalu basah."
 

3. Catat setiap perubahan pencahayaan


Tak kalah penting, kamu juga harus memerhatikan cara sudut cahaya matahari mengenai tanaman sepanjang hari.
"Jika tanamanmu berada di dekat jendela yang dinaungi oleh pohon, sinar matahari akan lebih intens setelah daunnya berguguran, dan kamu perlu memindahkan tanaman sedikit ke belakang agar tidak membakar dedaunannya," saran dia.

Kebutuhan tanaman berubah sepanjang tahun, sama seperti kita! Meskipun kamu mungkin tidak melihat banyak pertumbuhan dari tanaman di bulan-bulan yang lebih dingin, yakinlah, perawatan yang tepat akan membuat mereka tetap hidup dan kuat, sepanjang tahun. Selamat mencoba ya!
(TIN)