INTERIOR

Onyva Hadirkan Ngantor Gaya Baru di Tengah Pandemi

A. Firdaus
Rabu 11 November 2020 / 15:42
Jakarta: Adanya pandemi covid-19 menuntut kita untuk bisa menerapkan gaya hidup baru. Termasuk dengan cara bekerja kita.

Melihat kondisi ini, TwoSpaces Group meluncurkan Onyva sebagai referensi yang menghadirkan beragam inovasi dan gaya hidup di era Kebiasaan baru melalui integrated work, live, and play.

Kehadiran Onyva sekaligus menjawab kebutuhan ruang kantor dan kos yang mengedepankan fleksibiltas dan kepatuhan protokol kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Chief Executive TwoSpaces Group, Ronni Sofrani.

"Onyva adalah pendekatan kami untuk menyampaikan pemikiran kami akan apa yang bisa ditawarkan pada masyarakat dalam menghadapi era Kebiasaan Baru. Gaya hidup harus berubah sebab bila kita enggan berubah dan tak patuh pada protokol kesehatan, maka bukan tidak mungkin PSBB ketat akan terus berulang," ucap Ronni.

Berangkat dari fakta bahwa kita harus berubah, kata Ronni, TwoSpaces mencoba memberikan sumbangsih pemikiran yang berkaitan dengan keahlian dan bidang usaha sebagai space operator.

Ruang dan tempat berkaitan erat dengan gaya hidup manusianya. Tak heran ketika gaya hidup berubah maka akan berdampak pada penggunaan ruang. Sebagai pengelola coworking, Ronni mengatakan bahwa permintaan akan ruang kantor terus tumbuh, kendati ada perubahan pada jenis permintaan.

"Kami merasakan pertumbuhan permintaan akan ruang kantor, namun dengan tipe permintaan yang berbeda dari sebelum adanya pandemi. Banyak pula dari mereka yang tidak yakin bagaimana mereka harus menyikapi perubahan gaya kerja baru," terang Ronni.

Atas dasar itu, TwoSpaces menghadirkan Onyva yang diharapkan bisa menjadi referensi dan acuan bagi mereka yang bimbang akan masa depan. Terutama berkaitan dengan kebutuhan ruang, baik tempat tinggal maupun tempat bekerja.


Sejak awal TwoSpaces ingin menghadirkan ecosystem yang mensinergikan coworking, coliving, dan coretail. (Foto: Onyva)

 

Satelite office


Sebelum adanya pandemi, mayoritas perusahaan mengusung konsep sentralisasi dengan kantor terpusat di satu titik. Dalam arti lain, menuntut karyawannya berkumpul di kantor pusat. Namun pada masa pandemi ini, semuanya berubah. Tren baru pun muncul dengan konsep pengembangan Satelite Office.

Pada masa pandemi ini, lewat berkembangnya konsep Satelite Office, perusahaan mencoba desentralisasi, di mana kantor disebar ke beberapa titik. Tujuannya agar karyawan dapat mengurangi perjalanan menuju kantor.

"Perubahan tipe permintaan juga terjadi pada sektor tempat tinggal seperti kos. Permintaan akan kos di Jakarta didominasi pekerja kantor yang enggan melakukan komuter. Kini permintaan berkurang hingga 75% sebagai dampak diterapkannya Work from Home oleh perusahaan. Hal ini membuat banyak pemilik kos di Jakarta panik," jelas Ronni.

TwoSpace mencoba menegaskan akan referensi gaya hidup yang mengutamakan integrasi. Gaya hidup baru ini sebenarnya juga menjadi tren baru di seluruh dunia. Bahkan beberapa negara serius untuk mengkaji konsep '15 minutes city' sebagai konsep perkotaan modern pasca pandemi.
 

Integrated living


Konsep integrated living sekaligus mempertegas visi TwoSpaces Group. Yaitu untuk menghadirkan ecosystem bisnis baru lewat integrasi multifungsi ruang.

“Sejak awal TwoSpaces ingin menghadirkan ecosystem yang mensinergikan coworking, coliving, dan coretail. Situasi covid-19 membuat kami semakin yakin bahwa kebutuhan integrasi multifungsi ruang semakin mendesak. Bila sebelum covid-19 kami hendak memecahkan masalah kemacetan saja, namun kini adalah masalah yang lebih penting lagi yang ingin kami pecahkan yakni kesehatan,” tungkas Ronni.

TwoSpaces juga baru saja meresmikan proyek pertama dengan konsep integrasi coworking, coliving, dan coretail dalam 1 smart building yang berlokasi di Ciputat.

“Salah satu implementasi dari Onyva adalah diresmikannya cabang pertama yang menjadi solusi akan gaya hidup baru yang terintegrasi untuk work, live, and play. Sehingga mengurangi perjalanan yang memiliki risiko lebih besar terhadap penyebaran covid-19," ujar Ronni.

"Kami memilih Ciputat, sebab pada tahap awal ini kami ingin memberikan solusi bagi mereka yang tinggal di daerah penyangga untuk menghindari jarak yang jauh menuju tempat kerja biasanya," terangnya.

Lewat Onyva dan taglinenya “Navigating you beyond space”, TwoSpaces ingin menekankan bahwa bukan hanya operator penyedia tempat, namun lebih dari itu memberikan referensi dan solusi akan permasalahan yang dihadapi para anggotanya berkaitan dengan penggunaan ruang di Era Kebiasaan Baru.
(FIR)