INTERIOR

Benarkah Tanaman di Dalam Ruangan Membersihkan Udara?

Timi Trieska Dara
Rabu 15 September 2021 / 09:08
Jakarta: Tanaman dalam ruangan semakin populer untuk menghiasi kantor dan rumah. Selain memperindah ruangan, tanaman hias juga disebut dapat membersihkan udara. Namun, benarkah tanaman dalam ruangan memurnikan udara?

Sejak pandemi Covid-19, ada fokus besar pada pentingnya kualitas udara yang bersih dalam ruangan. Hal itu karena begitu banyak waktu yang kita habiskan di dalam ruangan terkait anjuran tetap di rumah.

Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) melaporkan bahwa orang Amerika menghabiskan hingga 90 persen dari waktu mereka di dalam ruangan, di mana tingkat polutan bisa sampai 5 kali lebih tinggi daripada udara luar. Dan itulah salah satu dari banyak alasan mengapa penting untuk memastikan udara yang kita hirup di dalam ruangan sebersih mungkin.

Banyak tanaman yang disebut dapat menjernihkan udara di dalam ruangan. Apakah itu benar? Berikut penjelasan ilmiah di balik tanaman dan pengaruhnya terhadap kualitas udara.

Kualitas udara, secara umum, dipengaruhi oleh karbondioksida, karbon monoksida, nitrous oxide, serta senyawa organik volatil (VOC), yang bisa ada di beberapa produk dan bahan di dalam rumah kita.

Melalui fotosintesis, tanaman mengubah karbondioksida yang kita hembuskan, dan juga mengeluarkan gas dari udara melalui proses yang disebut penyerapan.

Dalam laporan 1989, ilmuwan NASA Bill Wolverton mengklaim bahwa tanaman dalam ruangan dapat memberikan 'solusi ekonomis yang menjanjikan untuk polusi udara dalam ruangan'. Wolverton mempelajari kemampuan tanaman untuk menghilangkan VOC dari lingkungan dan potensinya untuk digunakan dalam misi luar angkasa. Namun, penelitian yang lebih baru mematahkan semangat pada gagasan itu.

Para ilmuwan yang mempelajari keefektifan tanaman dalam ruangan untuk penghilangan ozon secara pasif, menemukan bahwa tanaman hias memberikan kontribusi terbaik dan sederhana sekitar 0,9-9 persen untuk efektivitas penghilangan ozon dalam ruangan.

Penelitian yang dilakukan di laboratorium untuk mensimulasikan efek pada rumah khas AS, menemukan tanaman dalam ruangan hampir tidak terpengaruh lingkungan. Untuk membuat perbedaan yang berarti pada kualitas udara di rumah, kamu perlu mengisi ruangan dari atas ke bawah dengan tanaman.

Satu tanaman hias laba-laba tidak akan memurnikan udara. Dalam sebuah studi pada 2020, para ilmuwan menyimpulkan bahwa dinding hijau yang diisi dengan spesies tanaman yang sesuai dapat digunakan untuk membuat hortikultura yang berkelanjutan, dan meningkatkan indeks kesehatan di lingkungan interior bangunan.

Jadi, dalam jumlah yang cukup tinggi, tanaman dapat meningkatkan kualitas udara. Tapi apa yang harus kita beli? Sayangnya, sains belum memiliki jawabannya.

Sebuah makalah 2018 yang diterbitkan di Trends in Plant Science yakin bahwa tanaman menghilangkan polutan, tetapi ada sedikit penelitian tentang spesies mana yang paling efektif. Makalah ini menyimpulkan bahwa kapasitas tanaman untuk menghilangkan polutan udara dalam ruangan melalui penyerapan stomata (penyerapan) dan deposisi non-stomata (penyerapan) sebagian besar masih belum diketahui.
(FIR)