INTERIOR

7 Masalah Penyimpanan Dapur dan Solusinya

Sandra Odilifia
Selasa 30 Maret 2021 / 09:36
Jakarta: Dapur merupakan salah satu area kerja paling penting di rumah karena banyak digunakan untuk memasak, mencuci, menyimpan peralatan, makanan dan sebagainya.

Karena dapur harus menjalankan banyak fungsi, kurangnya tempat penyimpanan adalah masalah yang paling sering dialami banyak orang. Maka itu, mencukil dari AD, berikut beberapa solusi untuk masalah penyimpanan di dapur yang paling umum:
 

1. Sudut yang sulit dijangkau


Sudut-sudut dapur berbentuk L dan U biasanya terbuang percuma karena sulit dijangkau. Padahal area ini dapat dengan mudah diakses jika kamu memasang lemari berbentuk U, laci sudut berbentuk V, atau memilih unit carousel sudut yang tersedia dalam berbagai desain.
 

2. Berantakan


Jika dapur tidak tertata dengan baik akan sulit untuk menemukan barang-barang. Maka belilah berbagai ukuran wadah transparan dan atur tingginya secara tepat agar isinya mudah dilihat.

Sertakan rak bumbu berjenjang atau berputar untuk menyimpan semua bumbu. Lalu beri label pada semua wadah agar bahan dapur dapat dikenali dengan mudah. Siapkan tempat khusus untuk menyimpan barang-barang dapur tertentu dan pastikan untuk menyimpannya kembali di tempat yang sama.
 

3. Tidak ada ruang untuk panci dan wajan


Pasang pegboard di dinding kosong atau backsplash untuk menggantung panci dan wajan ke kaitnya. Sertakan laci dengan ukuran berbeda sehingga laci yang sempit dapat digunakan untuk menyimpan peralatan makan dan yang lebih dalam untuk menyimpan peralatan yang lebih besar.

Kemudian, ubah lemari dasar dapur menjadi laci dengan memasukkan laci ke dalam kabinet. Juga, pertimbangkan penyimpanan vertikal yang memanjang hingga ke langit-langit.
 

4. Tidak ada ruang untuk kabinet overhead


Pada dapur kecil, keberadaan jendela dan utilitas lain seperti cerobong asap atau sambungan pipa gas dapat mengakibatkan tidak adanya ruang untuk kabinet overhead. Maka itu, gunakan sistem dapur tengah untuk menyimpan wadah dan toples di dinding jika tidak ada ruang untuk kabinet overhead.
 

5. Kurangnya ruang penyimpanan


Penyimpanan tambahan dapat dicapai dengan memperluas lemari di atas kepala hingga ke plafon. Area ini paling cocok untuk menyimpan barang ekstra dan barang dapur yang jarang digunakan.

Jika ruang memungkinkan, sertakan kitchen island karena sangat cocok untuk menampung penyimpanan ekstra yang juga dapat berfungsi ganda sebagai meja makan atau sarapan.
 

6. Meja yang berantakan


Salah satu cara terbaik untuk merapikan meja adalah dengan memasukkan aksesori dapur modular seperti rak bumbu, tempat sendok, rak botol, baki alat makan, dan sebagainya.

Pasang rak terbuka pada backsplash untuk menyimpan bahan dapur yang sering digunakan. Lalu gunakan ambang jendela untuk menyimpan tabung dan barang lainnya. Dan alokasikan lemari khusus untuk menyimpan peralatan dapur.
 

7. Tidak ada ruang untuk persediaan pembersih


Terakhir, ruang kosong di bawah wastafel dapur sangat ideal untuk menyimpan berbagai jenis aksesori dan perlengkapan dapur, termasuk alat cuci piring.
(TIN)