INTERIOR

6 Tips Menyiapkan Kamar yang Nyaman untuk Bayi

Yuni Yuli Yanti
Selasa 06 Oktober 2020 / 16:42
Jakarta: Memasuki trimester tiga tentu menjadi momen yang paling mendebarkan bagi para orangtua ya. Pasalnya, kamu dan pasangan akan mulai disibukkan dengan beragam persiapan jelang kelahiran. Mulai dari membeli pakaian, perlengkapan mandi, hingga mempersiapkan kamar untuk si buah hati. 

Nah, berbicara tentang kamar bayi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, karena mengisi dan menghias kamar bayi tidak sama seperti mendekorasi kamar biasa. Termasuk, memerhatikan faktor tumbuh kembang anak yang perlu dipertimbangkan. 

Ingat, desain kamar bayi harus bisa menyesuaikan pertumbuhan bayi yang begitu pesat karena semakin bertambah besar maka semakin bertambah pula kebutuhannya.


(Warna netral cocok diaplikasikan untuk kamar bayi laki-laki maupun perempuan. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan dalam menata dan menyiapkan kamar bayi agar si kecil aman namun tetap nyaman?

1. Menentukan lokasi kamar

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah menentukan lokasi kamar terlebih dahulu. Sebisa mungkin pilih lokasi kamar bayi yang berdekatan dengan kamar orang tua. Hal ini dapat memudahkan kamu untuk melihat dan mengontrol si kecil.

2. Ventilasi dan jendela

Pilihlah kamar bayi dengan ventilasi dan jendela yang baik untuk pertukaran udara kamar dan masuknya sinar matahari, agar kamar tidak lembap. Bila kamar bayi dilengkapi air conditioning (AC), maka pastikan udara dapat mengalir dengan baik saat jendela atau pintu kamar dibuka.

3. Perhatikan pencahayaan kamar

Pencahayaan kamar yang pas dapat membuat bayi mudah untuk tertidur sehingga perkembangannya akan jauh lebih baik. Perhatikan kabel pada lampu jika kamu memakai lampu tidur dengan desain berdiri, sehingga kamu atau si kecil tidak mudah tersandung. Serta, pilihlah lampu dengan pencahayaan yang cukup dan tempatkan lampu kecil yang cahayanya lebih redup saat bayi tidur.



(Pilihlah perabotan yang wajib terlebih dahulu seperti tempat tidur bayi, lemari, sofa serta meja kecil. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)

4. Aplikasikan warna netral 

Warna-warna netral merupakan warna penengah dan penyeimbang. Warna ini cocok diaplikasikan untuk kamar bayi laki-laki maupun perempuan. Keuntungan lain yang kamu peroleh dengan mengaplikasikan warna ini adalah kamar bayi bisa tampil selaras dengan ruang-ruangan lainnya.

Meskipun, warna netral membuat kamar bayi terlihat simpel, kamu bisa membuatnya tampil lebih meriah lewat permainan tekstur dan bentuk dari aksesori yang digunakan.

5. Pilih barang yang sesuai kebutuhan 

Jika, menyangkut kebutuhan bayi, apalagi untuk keluarga yang baru akan dikaruniai anak pertama, semua produk pasti akan dibeli entah itu memang dibutuhkan atau tidak. Dan, ini harus dihindari ya! Pilihlah perabotan yang wajib terlebih dahulu seperti tempat tidur bayi, lemari, sofa serta meja kecil. 

Siapkan juga lemari berlaci untuk menyimpan pakaian dan perlengkapan bayi. Usahakan, pilih lemari yang mempunyai fungsi juga untuk dijadikan meja mengganti popok. Jangan lupa siapkan tempat sampah tertutup untuk membuang popok bekas atau tisu bekas. 

6. Pelapis lantai yang nyaman 

Kamu juga perlu memilih pelapis lantai yang tepat. Pasang karpet di area yang sering digunakan untuk bermain, sehingga si kecil bisa nyaman merangkak ataupun berguling-guling di atasnya.

Selain itu, dengan adanya pelapis lantai ini, si kecil juga akan terlindungi dari kuman dan bakteri karena tidak langsung bersentuhan dengan lantai. Lantai parket kayu juga bisa menjadi pelapis lantai yang empuk dan hangat, tapi pastikan finishing kayunya menggunakan bahan non-toxic.

Jika, kamu tidak ingin menggunakan karpet, maka pilihlah lantai yang tidak licin dan mudah dibersihkan. 
(yyy)