GADGET TALK

Jakarta Punya Bike Sharing, Tersedia di 9 Titik

Sandra Odilifia
Selasa 06 Oktober 2020 / 14:36
Jakarta: Dinas perhubungan DKI Jakarta menyediakan fasilitas penyewaan sepeda gowes di sembilan titik kawasan Ibu Kota. Program penyewaan sepeda ini sudah dimulai sejak 3 Juli 2020 lalu oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sebanyak 200 unit sepeda tersebar di sembilan titik kawasan DKI Jakarta. Namun, karena fasilitas sepeda ini untuk digunakan masyarakat umum maka penggunanya diingatkan untuk menggunakannya sesuai dengan protokol kesehatan. 
 

Saat ini, ada sembilan titik stasiun penyewaan sepeda, yakni:
 

1. Stasiun MRT Bundaran HI
2. Halte Bus Pelican Crossing Bundaran HI sisi Timur
3. Halte Bus Pelican Crossing Bundaran HI sisi Barat
4. Depan Gedung Sinar Mas
5. Halte Bus Balai Kota Sisi Selatan
6. Stasiun Tanah Abang
7. Kantor Wali Kota Jakarta Pusat/Museum Prasasti
8. Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, dan 
9. Gedung Dinas Teknis Jatibaru

Untuk bisa mencoba ‘Bike Sharing’, pengguna harus mengunduh aplikasi gowes melalui App Store ataupun Play Store. Pengguna hanya perlu mengisi dana minimal Rp25.000 untuk dapat menyewa sepeda dengan biaya Rp3.000 rupiah per 15 menitnya.

Cara penggunaannya juga sangat mudah, kamu cukup melakukan scan barcode pada salah satu sepeda yang akan disewa. Jika, scan berhasil gembok yang mengunci sepeda akan otomatis terbuka dan kamu bisa langsung memakai sepedanya.

Dana dari aplikasi pengguna akan langsung dipotong sesuai dengan durasi penggunaan sepeda. Selama menyewa sepeda, pengguna harus memarkirkan sepeda di zona yang telah disediakan.

View this post on Instagram

Pagi tadi “Uji Coba Layanan Bike Sharing di DKI Jakarta” bersama Kadishub @syafrin.liputo @itdpindonesia dan @gowesbikesharing telah dilakukan. Uji coba layanan bike sharing ini sudah bisa di gunakan mulai hari ini, Jumat 03 Juli 2020. Terdapat 9 titik Parkir sepeda Gowes, tersedia 200 unit Sepeda dengan jam operasional 06.00 s.d 18.00 WIB. 9 titik lokasi sementara ini, yaitu : 1. Stasiun MRT Bundaran HI. 2. Halte Bus Pelican Crossing Bundaran HI sisi Timur. 3. Halte Bus Pelican Crossing Bundaran HI sisi Barat. 4. Depan Gedung Sinar Mas. 5. Halte Bus Balaikota Sisi Selatan. 6. Stasiun Tanah Abang. 7. Walikota Jakarta Pusat / Museum Prasasti. 8. Gedung Dinas Teknis Abdul Muis. 9. Gedung Dinas Teknis Jatibaru. —— Cara menggunakan bike sharing ini silahkan cek postingan sebelumnya ya! 1. Unduh aplikasi GOWES di smartphone anda. 2. Setelah berhasil login, segera top up saldo GOWES pada aplikasi untuk membuka gembok sepeda. 3. Scan/pindai QR Code pada unit GOWES untuk membuka gembok dan mulai berkendara. 4. Setelah selesai berkendara, parkirkan sepeda di zona parkir GOWES yang tersedia, lalu kunci gembok secara manual. Jangan lupa untuk scan QR Code di tempat parkir sepeda GOWES untuk mengakhiri perjalanan. Tetap patuhi Protokol Kesehatan, wajib pakai masker dan selalu jaga jarak aman. #dishubdkijakarta #gowes #itdp #biketoworkindonesia #jakartaramahbersepeda

A post shared by DISHUB PROVINSI DKI JAKARTA (@dishubdkijakarta) on


(Cek dulu area kamu, dan jangan lupa bergowes ria serta tetap berhati-hati di jalan serta patuhi protokol kesehatan covid-19. Foto: Dok. Instagram Resmi Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta/@dishubdkijakarta)

Pengguna yang memarkirkan sepeda sewaan tidak pada tempatnya maka akan diwajibkan membayar denda melalui aplikasi.

Masyarakat pun cukup antusias dengan keberadaan gowes, hanya saja warga menilai sosialisasinya belum maksimal. Selain itu kebersihan sepeda juga masih belum terjaga mengingat armada akan digunakan oleh banyak pihak.

"Menurutku bagus sekali, apalagi di masa pandemi seperti ini jadi gowes ini dibutuhkan sekali untuk  masyarakat. Menurutku terjangkau sih, lima belas menit tiga ribu ya terjangkau," ujar Daud Yusuf, pesepeda.

"Sebenernya sih setuju aja karena bisa memudahkan masyarakat sini atau yang bisa berkeliling di sekitaran Thamrin ini gitu. Cuma kalo untuk aplikasinya nih mungkin belum ada yang begitu mengerti gitu," ujar Suyanto, pesepeda.

Operasional ‘Bike Sharing’ beroperasi dari pukul enam pagi hingga enam sore. 
 

Bike sharing saat pandemi?



Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta Juli lalu mengklaim pengguna sepeda berbagi (bike sharing) meningkat sejak awal diuji coba di sejumlah titik beberapa waktu lalu. 

Ia melanjutkan, fasilitas bike sharing di sejumlah lokasi juga akan membangkitkan minat warga untuk bersepeda. Sebab, selama pandemi covid-19 penggunaan sepeda merupakan transportasi yang paling aman dari penularan virus sekaligus ramah lingkungan. 

Namun jangan lupa ya untuk selalu melakukan disinfektan pribadi pada sepeda yang akan kamu pakai. Semprotkan cairan disinfektan terutama di bagian stang dan rem tangan di sisi kiri dan kanan sepeda. Selamat bergowes ria!

(TIN)