GADGET TALK

Waspada, Facebook akan Tindak Pengguna yang Sebar Hoax Berkali-kali

Gervin Nathaniel Purba
Senin 31 Mei 2021 / 13:00
Jakarta: Pengguna Facebook diminta untuk cermat sebelum membagikan suatu informasi yang belum teruji kebenarannya. Apalagi jika sampai menyebarkan informasi yang tidak akurat dan dilakukan lebih dari satu kali.

Facebook Inc menyatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap pengguna yang berulang kali menyebarkan informasi yang tidak akurat. Hal ini untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru (hoax) secara berkala di platform tersebut. Khususnya, selama pandemi covid-19.

Dikutip dari Asia One, Facebook akan mengurangi distribusi semua posting pada feed akun pengguna, jika sering membagikan konten yang telah ditandai sebagai informasi yang keliru oleh salah satu mitra perusahaan pemeriksa fakta (fact-checker).


(Facebook memastikan lebih sedikit orang yang melihat informasi yang salah di aplikasi tersebut. Foto: Ilustrasi. Dok. Freepik.com)


Upaya ini juga mendorong para pengguna untuk berinteraksi dengan konten yang sudah diperiksa kebenarannya oleh perusahaan pemeriksa fakta.

"Apakah itu konten palsu, atau menyesatkan tentang covid-19, vaksin, perubahan iklim, pemilu, atau topik lainnya, kami memastikan lebih sedikit orang yang melihat informasi yang salah di aplikasi kami," kata perusahaan itu, dalam sebuah pernyataan.

Sebagai informasi, Facebook telah menghapus 1,3 miliar akun palsu, periode Oktober hingga Desember 2020, menjelang pemeriksaan oleh Komite Energi dan Perdagangan DPR AS, tentang bagaimana platform teknologi menangani kesalahan informasi.

(yyy)