FITNESS & HEALTH

Cuci Tangan Pakai Sabun Jadi Salah Satu Modal Penting Kesuksesan PTM

A. Firdaus
Jumat 15 Oktober 2021 / 20:41
Jakarta: Beberapa wilayah di Indonesia telah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Namun sejauh mana keamanan anak-anak belajar, tergantung fasilitas apa yang diberikan sekolah dan tentunya penerapan yang dilakukan oleh peserta PTM.

Dra. Sri Wahyuningsih M.Pd, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, mengatakan merdeka belajar jadi respons di kementerian sebagai jawaban dari visi misi pemerintah untuk menciptakan generasi hebat di masa depan.

Implementasi sekolah tatap muka terus didorong guna mempersiapkan anak-anak Indonesia agar tetap dapat mengejar capaian pendidikan dan menghindari learning loss.

"Kami memahami banyak orang tua yang masih khawatir, namun penting diingat bahwa Pola Hidup Bersih Sehat dan Cuci Tangan Pakai Sabun harus jadi norma baru yang terus kita terapkan," ujar Sri saat konferensi pers Hari Cuci Tangan Sedunia 2021: Lifebuoy Perkuat Aksi Edukasi ‘C untuk Cuci Tangan’ Guna Siapkan Anak Raih Masa Depan.

"Ini juga jadi modal utama untuk memulai pendidikan tatap muka, dan perlu diterapkan untuk setiap elemen. Mulai dari satuan pendidikan, hingga masyarakat luas," sambungnya.

Selain itu, dr Imran Agus Nurali, Sp. KO, Direktur Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengusulkan kalau kesuksesan CPTS harus melibatkan 5 unsur penting.

"Di antaranya Pemerintah, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, Masyarakat, dan Media masa. Mari bersama kita implementasikan gaya hidup bersih dan cuci tangan pakai sabun di air mengalir. Karena masa depan ada di tangan kita, baik secara fisik maupun tanggung jawab," pungkas dr. Imran.
(FIR)