FITNESS & HEALTH

Vaksin Covid 'Moon Shot' Mampu Lindungi Semua Varian, Apa Kata Ahli?

Mia Vale
Senin 09 Mei 2022 / 17:05
Jakarta: Vaksin covid-19 yang dikembangkan Angkatan Darat AS yang dikenal sebagai Moon shot diharapkan bisa menangkal semua varian virus korona. Vaksin satu dosis ini bisa menjadi vaksin universal pertama yang melawan covid-19.

Sebelumnya moon shot memang belum seterkenal vaksin yang lain. Dalam The Lancet dijelaskan disebutkan sebutan nama Moon shot adalah vaksin covid-19 pertama yang diproduksi oleh Pfizer–BioNTech membutuhkan waktu penyelesaian 326 hari. 

Namun The Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) atau Koalisi Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi mengatakan waktu tersebut masih terlalu lama. CEPI sendiri bertujuan untuk mempercepat proses pengembangan vaksin melawan ancaman pandemi besar berikutnya hanya dalam 100 hari, yang disebutnya moonshot.

Profesor Luke O'Neill dari Trinity College, Dublin pun memuji hasil awal dari vaksin ini dengan sangat mengesankan. Ia pun menyatakan kalau temuan dari uji coba fase pertama ini harus dipublikasikan kapan saja. 


vaksin moon shot adalah
(Trial hasil dari vaksin Moon shot mengatakan vaksin ini dikembangkan untuk bisa memproteksi semua varian dari covid-19. Foto: Ilustrasi/Pexels.com)


“Bisakah kita membuat vaksin yang akan bekerja melawan semua varian covid-19? Vaksin universal adalah tujuan yang bagus untuk dimiliki,” tandas Profesor O'Neill seperti yang dilansir dari Independent. 

Vaksin ini pertama kali dikembangkan pada hewan dengan hasil memuaskan. "Vaksin covid-19 ini terbukti melindungi monyet dari SARS, virus korona covid-19, varian Alpha, Beta, Delta, dan Omicron," kata Prof. O'Neill.

"Mereka telah mengambil RBD dan menempelkannya pada partikel nano, partikel kecil, terbuat dari sesuatu yang disebut feritin, yang dipenuhi dengan banyak RBD," jelas Prof. O'Neill. 

Ia juga sangat berharap vaksin yang diturunkan dari Angkatan Darat AS bisa menjadi vaksin universal pertama melawan covid-19.

Seperti kita tahu, Omicron XE baru, yang bermutasi dari strain BA.1 dan BA.2, 10-20 persen lebih mudah menular daripada Omicron asli. Nah, dengan adanya Moon shot ini diharapkan bisa melindungi terhadap semua varian. 

Sehingga orang bisa divaksinasi hanya sekali daripada disuntik lebih dari sekali. “Saat ini vaksin memang mampu menghentikan penyakit serius terhadap varian apa pun, tapi kami masih harus mengawasinya," aku Pro. O'Neill.

(TIN)