FITNESS & HEALTH

Mitos-mitos Mengenai Suplemen yang Belum Tentu Benar

Raka Lestari
Selasa 12 Januari 2021 / 11:00
Jakarta: Suplemen bisa menjadi salah satu cara untuk mencukupi kebutuhan tubuh akan nutrisi selain dari makanan yang dikonsumsi. Beberapa vitamin juga akan lebih efektif jika dikonsumsi dalam bentuk suplemen. 

Akan tetapi, pada kenyataannya ada beberapa mitos mengenai suplemen yang dipercayai banyak orang. Dinukil dari Bustle, banyak orang beranggapan suplemen natural lebih baik.

"Salah satu miskonsepsi yang banyak orang percaya mengenai suplemen adalah mereka berpikir bahwa yang natural berarti tidak membahayakan," ujar Inna Lukyanovsky, PharmD, praktisi kedokteran fungsional dan ahli usus dan hormon.

Padahal faktanya, menurut Lukyanovsky bahwa klaim 'natural' tersebut berasal dari sumber yang bersih dan teruji dengan baik. Untuk itu, lakukan riset terlebih dahulu sebelum memilih produk suplemen yang akan dikonsumsi.  
 

Setiap suplemen sama 


Suplemen tertentu, misalnya adalah suplemen minyak ikan mungkin bisa terlihat sama dalam merek apa pun, tetapi hal tersebut tidak selalu.

"Kesalahpahaman besar lainnya adalah berpikir bahwa tidak ada perbedaan entah itu membeli produk berkualitas mahal atau produk dengan bahan utama yang sama dan tidak mahal," kata Lukyanovsky. 

Ketika datang ke suplemen, kamu benar-benar mendapatkan apa yang kamu bayar. "Merek berkualitas berinvestasi ke dalam studi klinis produk mereka termasuk keamanan, kemanjuran, alergen, dan lainnya," Katanya. 

"Lebih banyak merek ternama melabeli produk mereka sebagai non-GMO dan memeriksa setiap batch untuk kontaminasi silang dengan alergen."
 

Mengonsumsi suplemen paling baik pada pagi hari


Mengonsumsi segenggam suplemen dengan segelas air lemon di pagi hari mungkin tampak seperti cara terbaik untuk memulai hari. "Tapi sebenarnya tidak demikian, kata Brandi Cole, PharmD, anggota dewan penasehat medis Persona Nutrition. 

"Ada nutrisi yang harus dikonsumsi pada waktu yang berbeda-beda dalam sehari untuk membantu mengoptimalkan kesehatan," katanya.

Misalnya, nutrisi yang membantu memberi energi pada tubuh bukanlah jenis yang ingin bisa kamu konsumsi sebelum tidur. Sedangkan suplemen lainnya mungkin baik dikonsumsi saat perut kenyang, sehingga kamu mungkin sebaiknya mengonsumsi setelah makan.
(TIN)