FITNESS & HEALTH

5 Manfaat Kesehatan yang Bisa Kamu Dapatkan jika Mengonsumsi Paprika

Raka Lestari
Sabtu 01 Mei 2021 / 08:08
Jakarta: Paprika seringkali dijadikan topping pada pizza, salad, atau pasta. Dengan warna yang cerah, paprika bisa membuat tampilan makanan menjadi lebih menarik dan juga menambah nafsu makan.

Ternyata, masing-masing paprika dengan warna yang berbeda memiliki manfaat kesehatan yang berbeda-beda pula. Dilansir dari Eat This, Not That berikut ini adalah manfaat kesehatan dari paprika:
 

1. Meningkatkan kesehatan mata


Wortel biasanya identik dengan kesehatan mata. Namun, paprika juga memiliki manfaat yang sama. Menurut National Eye Institute, paprika mengandung senyawa karotenoid beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin, ditambah vitamin C, yang semuanya penting untuk kesehatan mata.

Sebuah penelitian di Australia yang diterbitkan pada 2019 dalam Proceedings of the Third International Tropical Agricultural Conference menemukan bahwa, paprika oranye mengandung zeaxanthin tertinggi. Sementara paprika kuning mengandung lutein tinggi.
 

2. Mengurangi peradangan


“Paprika merupakan salah satu sumber makanan yang memiliki sifat anti-inflamasi. Dan paprika merah merupakan pilihan yang terbaik untuk mengurang inflamasi,” ujar Mike Zimmerman, penulis The 14-Day Anti-Inflammatory Diet.

Menurut penelitian di Journal of Food Science, dari semua warna, paprika merah mengandung beta-karoten, quercetin, dan luteolin dalam jumlah tertinggi. Luteolin telah ditemukan untuk menetralkan radikal bebas dan mengurangi peradangan.
 

3. Mengurangi keinginan nyemil berlebih


“Sekitar tiga sampai empat jam setelah makan besar, mengonsumsi camilan seimbang dengan menggabungkan karbohidrat dengan protein dapat menjaga kita dari keinginan nyemil berlebihan sampai waktu makan selanjutnya,” ujar pendidik diabetes bersertifikat, Lori Zanini, RD.

Zanini menyarankan, mencelupkan irisan paprika merah ke dalam hummus untuk makanan ringan. Irisan paprika mengandung karbohidrat dan protein sebagai penghilang rasa lapar yang sempurna.
 

4. Mengurangi berat badan


Mengisi makanan dengan kepadatan kalori rendah seperti paprika adalah strategi penurunan berat badan yang terbukti. Hal ini didasarkan pada penelitian puluhan tahun oleh Barbara Rolls, PhD, profesor ilmu gizi di Penn State University.

Studi Rolls menemukan bahwa, mengurangi kalori per gigitan makanan sebesar 30% dengan makan makanan rendah kalori seperti paprika dan memotong ukuran porsi sebesar 25%, peserta yang diteliti makan 800 kalori lebih sedikit per hari dan tidak merasa lapar.
 

5. Bagus untuk kesehatan gigi


Paprika memiliki tekstur yang renyah dan berserat, sehingga dapat membantu menghilangkan partikel makanan dan bakteri. Selain itu, paprika sarat dengan air yang merangsang aliran air liur.

Menurut College of Dentistry University of Illinois Chicago, air liur sangat penting untuk kesehatan gigi, karena air liur mengurangi efek merusak dari asam dan enzim yang menyerang gigi. Air liur juga mengandung beberapa kalsium fosfat, yang mengembalikan mineral ke permukaan gigi yang rusak oleh asam bakteri.
(FIR)