FITNESS & HEALTH

10 Minuman Pembakar Lemak Ini Bisa Turunkan Berat Badan

Cindy
Rabu 15 September 2021 / 12:37
Jakarta: Menurunkan berat badan selama pandemi covid-19 memerlukan upaya lebih. Niat untuk bergerak dan berolahraga kerap dikalahkan keinginan untuk bersantai. 

Tapi, menurunkan berat badan tidak melulu soal olahraga. Asupan gizi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi juga berperan besar dalam penurunan berat badan. 

Minuman seperti teh, kopi, atau air lemon diketahui dapat meningkatkan kinerja metabolisme tubuh serta mengurangi rasa lapar. Minuman jenis ini disebut sebagai minuman pembakar lemak. 

Lantas apa saja minuman pembakar lemak yang bisa membantu menurunkan berat badan selama pandemi covid-19? Simak selengkapnya dikutip dari berbagai sumber:

1. Air putih


Ilustrasi minum air putih. Pexels.com.

Air putih merupakan minuman sederhana dengan berbagai manfaat bagi kesehatan. Minum lebih banyak air putih sebelum makan akan meningkatkan rasa kenyang. 

Hal ini akan membuat Anda makan lebih sedikit, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan. Air putih juga berperan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar.   

Sebuah penelitian menunjukkan, orang yang minum 500 ml air putih sebelum makan dapat menurunkan berat badan sebesar 44 persen dalam kurun waktu 12 minggu dibanding yang tidak. 

2. Air lemon

Air lemon yang kaya akan antioksidan, vitamin C, serat, dan senyawa baik lainnya dapat membantu menurunkan berat badan. Air lemon diketahui dapat meningkatkan fungsi mitokondria dalam mengatur metabolisme tubuh. 
 
Sementara itu, kandungan vitamin C yang tinggi pada lemon dapat meningkatkan fungsi sistem pencernaan sekaligus membantu fungsi hati. Lemon juga berfungsi efektif membakar lemak perut berlebih, sehingga sangat cocok membantu program diet.

3. Teh hijau

Teh hijau mengandung epigalokatekin galat yang berguna untuk memproduksi hormon dan mempercepat proses pembakaran lemak dalam tubuh. Teh hijau yang kaya akan katekin juga dapat melancarkan laju metabolisme. 

Selain itu, teh hijau juga berguna untuk menurunkan kolesterol, melindungi hati, serta melawan risiko penyakit jantung. Tapi perlu diingat, teh hijau harus dikonsumsi tanpa tambahan gula agar bisa menjadi minuman nol kalori. 

Baca: 6 Cara Tepat Menurunkan Berat Badan setelah Usia 40 Tahun

4. Teh hitam

Ilustrasi teh hitam. Pixabay/Joseph Mucira.

Teh hitam berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau. Hanya saja proses pengolahan kedua teh itu berbeda. Teh hitam diolah melalui pengeringan dan oksidasi, sehingga menghasilkan warna yang lebih pekat dibanding teh hijau. 

Secangkir teh hitam hanya mengandung dua kalori. Jika Anda menambahkan satu sendok madu, teh hitam hanya mengandung 23 kalori. Konsumsi teh hitam akan mengurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

5. Kopi

Sebagian orang mengonsumsi kopi untuk meningkatkan energi dan suasana hati. Ini karena kopi mengandung kafein yang berfungsi sebagai stimulan tubuh dan bermanfaat bagi penurunan berat badan. 
 
Kopi juga diketahui dapat mengurangi asupan kalori dan meningkatkan metabolisme tubuh. Satu studi pada 33 orang dewasa yang kelebihan berat badan menemukan bahwa mereka yang minum kopi mengandung 6 mg kafein dapat mengurangi asupan kalori dibanding mereka yang tidak minum kafein. 

6. Jus sayuran

Selain dimakan, sayuran hijau seperti bayam, brokoli, atau kale yang diolah dalam bentuk jus bisa menjadi minuman pembakar lemak. Sebab, ketiga jenis sayuran itu tinggi serat sehingga dapat membantu menurunkan berat badan. Mengonsumsi segelas jus sayuran dapat membuat Anda merasa lebih kenyang. 

7. Jus buah

Sama dengan sayuran, jus buah yang terdiri dari jeruk, melon, tomat, apel, semangka, atau stoberi memiliki sedikit kalori tapi kaya akan air dan serat. Namun harus diingat, jangan tambahan gula pada jus buah. 

Jus buah yang ditambah dengan gula akan membuat kalori pada minuman itu bertambah. Sehingga, jus tak efektif membantu menurunkan berat badan. 

Baca: Rajin Berolahraga, tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun

8. Minuman tinggi protein


Ilustrasi whey protein. Eat This.

Minuman tinggi protein umumnya berasal dari bubuk whey yang kaya akan protein. Bubuk whey ini dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. 

Minuman pembakar lemak tinggi protein ini juga bermanfaat dalam membangun masa otot. Namun, konsumsinya harus dibarengi dengan olahraga rutin. 

9. Cuka sari apel

Minuman dari cuka sari apel mengandung asam asetat. Senyawa ini dapat menurunkan kadar insulin, meningkatkan metabolisme, serta menekan nafsu makan. 

Penelitian menunjukkan bahwa, asam asetat dapat mencegah penambahan berat badan dan mengurangi akumulasi lemak di bagian perut dan hati. Perlu dicatat, minum cuka sari apel dapat mengikis gigi. Untuk itu, lebih baik konsumsi cuka sari apel dibarengi dengan minum lebih banyak air putih. 

10. Teh jahe

Teh jahe biasanya dijadikan minujman herbal yang bisa membantu meredakan flu, mual, atau nyeri badan. Selain itu, teh jahe dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pengeluaran kalori. 

Teh jahe yang mengandung gingerol dapat berfungsi memaksimalkan laju metabolisme. Sehingga, teh jahe efektif mengurangi berat badan. 
(CIN)