FITNESS & HEALTH

Bagaimana Kualitas Buah dan Sayuran yang Dijual dalam Kondisi Beku?

Raka Lestari
Sabtu 16 Januari 2021 / 18:02
Jakarta: Buah dan sayuran memiliki peran penting dalam diet yang sehat. Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini bisa dengan mudah ditemukan buah dan sayuran yang sudah dibekukan. Dengan melakukan proses pembekuan, buah dan sayuran tersebut bisa bertahan lebih lama.

“Buah dan sayuran beku memiliki nutrisi yang sama banyaknya dengan buah segar, dan dapat memiliki manfaat tambahan seperti keterjangkauan dan kenyamanan,” kata Shanon Whittingham, ahli gizi bersertifikat di Brooklyn.

"Buah dan sayuran dalam keadaan beku sama saja dengan yang segar. Ada beberapa pro dan kontra untuk pemilihan beku atau segar, jadi saya terkadang lebih suka mencampurkan antara yang beku dan yang segar," kata Whittingham kepada Insider.

Buah dan sayuran yang dijual dalam keadaan beku biasanya dipetik pada puncak kematangannya. Sehingga diawetkan dengan cara membekukannya agar tidak merusak nilai nutrisi dari produk secara signifikan.

"Produk beku bahkan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan produk segar. Untuk satu hal tertentu, produk segar terkadang dipetik sebelum benar-benar matang, dan dikirim jarak jauh," menurut Whittingham.

Produk segar juga dapat menghabiskan beberapa waktu di rak toko bahan makanan sebelum berakhir di dapur, yang dapat mengurangi nilai gizinya. Atau juga dapat membusuk saat disimpan di lemari es jika kamu tidak menyimpannya dengan tepat, yang tentunya ini dapat membuang-buang makanan dan uang.

"Sebaliknya, produk beku dapat dengan mudah disimpan hingga satu tahun tanpa kehilangan kualitasnya," kata Whittingham.

Produk beku juga cenderung lebih murah daripada produk segar, dan kemudahan menyimpan produk beku berarti kamu bahkan dapat menikmati buah dan sayuran musiman sepanjang tahun. Namun, satu kekurangan dari produk beku adalah bahwa tekstur atau rasa produk dapat berubah selama proses pembekuan dan pencairan.

"Terkadang teksturnya mungkin sudah lembek, mungkin basah, dan mungkin mengandung lebih banyak air di dalamnya," kata Whittingham.

Akibatnya, beberapa produk beku mungkin dijual dengan pemanis, garam, atau saus untuk menjaga rasa dan tekstur. Bahan tambahan tersebut dapat meningkatkan kandungan kalori pada produk yang dibeli. Dan ini merupakan sesuatu yang harus diperhatikan jika kamu sedang mencoba menjaga berat badan atau menghindari gula tambahan.
(FIR)